Komisi E Dukung Anggaran Perlindungan Perempuan di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi E Hikmah Bafaqih (kiri), anggota Komisi E Siti Mukiyarti dan Basuki Babussalam (kiri) di Magetan, Jumat (18/6/2021).
Wakil Ketua Komisi E Hikmah Bafaqih (kiri), anggota Komisi E Siti Mukiyarti dan Basuki Babussalam (kiri) di Magetan, Jumat (18/6/2021).

i

SURABAYAPAGI.COM, Magetan- Komisi E DPRD Jawa Timur berharap upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak terus dikawal dengan baik. Hal ini membutuhkan banyak dukungan, termasuk dalam hal dukungan anggaran.

Untuk memantau hal itu, Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) ini turun langsung ke Kabupaten Magetan, tepatnya ke Dinas Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PP dan PA).

Pasalnya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memberikan peluang tambahan anggaran khusus terkait perlindungan perempuan dan anak. Ternyata Dinas PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan belum menerima alokasi dana khusus tersebut.

"Awareness (kesadaran) disini untuk memback-up kasus perlindungan bagi perempuan dan anak cukup terbangun. Tapi ternyata Magetan belum terima dana PPPA. Ini karena mereka belum akses data SIMFONI PPA (Sistem Informasi Online 

Perlindungan Perempuan dan Anak) dari Kementerian (PPPA),” kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih usai kunjungan kerja di Kantor Dinas PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan, Jumat (18/06/2021). 

Ia menjelaskan ada instrumen kuantitatif terkait data PPPA yang dibuat oleh pihak kementerian yang harus diisi dan dikirimkan. Namun, belum adanya data dari Dinas PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan sehingga pelaporan belum bisa dilakukan. 

"Kalau mereka belum akses berarti belum ada data. Mestinya setiap kali mendampingi perempuan dan anak korban kekerasan, mestinya masuk ke data SIMFONI agar kementerian bisa meng-update secara nasional apa yang sudah dilakukan untuk merespon kondisi kekerasan di daerah. Magetan belum melakukan itu, makanya enggak dapat," jelasnya. 

Hikmah pun meminta pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur untuk lebih aktif mengecek kabupaten dan kota. "DP3AK Provinsi harus rajin turun untuk membangun awareness itu. Bahwa data itu penting jadi baseline," imbaunya. 

Lebih lanjut, pihaknya menilai dengan adanya tambahan anggaran dari DAK SIMFONI dari Kementerian PPPA, maka penanganan kasus PPPA di Kabupaten Magetan akan bisa lebih optimal. Selain itu, diharapkannya, dengan adanya pemberdayaan perempuan juga ada peningkatan ekonomi masyarakat. 

"Persoalan perlindungan perempuan dan anak itu persoalan wajib. Kita ingin menakar dari ujung barat dan timur seperti apa. Karena tujuan dibentuknya lembaga PPPA ini untuk melembagakan isu PUG (Pengarusutamaan Gender). Mereka menjadi supporting dalam membangun mainstream PUG di semua lini OPD lain," imbuh politisi perempuan asal Fraksi PKB ini.

Hal lainnya, pihaknya juga menyayangkan di banyak daerah anggaran untuk urusan PPPA masih kecil atau sedikit, sekalipun urusannya besar. "Mungkin ini karena pembangunan perempuan dan anak belum jadi prioritas," sesalnya. rko

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…