Keterpakaian ICU Covid-19 di Situbondo Capai 90 Persen

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 21 Jun 2021 11:28 WIB

Keterpakaian ICU Covid-19 di Situbondo Capai 90 Persen

i

keterpakaian tempat tidur ruang ICU Covid-19 di dua RS rujukan  capai 90 persen.SP/ VO

SURABAYAPAGI, Situbondo - Kasus covid-19 di Kabupaten Situbondo terus melonjak naik. Hal ini berpengaruh terhadap keterpakaian tempat tidur ruang ICU pasien positif Covid-19 di dua rumah sakit rujukan  yang mencapai 90 persen.

Bupati Situbondo Karna Suswandi mejabarkan, saat ini, r uang ICU pasien COVID-19 di RSUD dr Abdoer Rahem (RSAR) keterpakaian tempat tidur mencapai 87,5 persen dari 16 tempat tidur yang tersedia, sedangkan di Rumah Sakit Elizabeth (RSE) terpakai 94 persen dari 10 tempat tidur yang tersedia.

Baca Juga: BOR Rumah Sakit di Surabaya Naik Tajam

"Jumlah pasien COVID-19 terus meningkat, oleh karena itu kami segera menambah tempat tidur di ruang ICU di RSAR maupun di RS Elizabeth," ujar Karna, kemarin.

Selain menambah tempat tidur pasien COVID-19 di ruang ICU dua rumah sakit rujukan itu, lanjut dia, pihaknya juga telah memerintahkan direktur RSUD Asembagus (wilayah timur) dan RSUD Besuki (wilayah barat) juga segera menyediakan ruang ICU pasien COVID-19 maupun ruang isolasi.

Langkah menambah tempat tidur di ruang ICU dan non-ICU COVID-19, lanjut dia, sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Coronavirus tak terkendali, karena sejauh ini tingkat kesembuhan pasien positif masih rendah.

Baca Juga: BOR RS Covid-19 Surabaya di Bawah 20 Persen

Selain itu, Bung Karna, sapaan bupati, meminta RSAR juga harus segera mencarikan solusi jika sewaktu-waktu ruang ICU dan non-ICU penuh, yakni opsi untuk mengatasinya dengan memanfaatkan Gedung Serbaguna sebagai tempat isolasi pasien COVID-19 dan membuka ruang isolasi baru di RSAR.

"Tadi kami juga sampaikan untuk menambah ruang isolasi di RSAR sementara. Gedung Serbaguna kami jadikan opsi terakhir," tuturnya.

Baca Juga: 110 RS Rujukan di Jatim Nihil Pasien Covid-19

Bung Karna mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan guna menekan laju penularan virus corona, dengan mengenakan masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan, mengurangi mobilitas.

"Mari kita bersama-sama lawan COVID-19 dengan tetap disiplin terharap prokes untuk mencegah ditulari dan menulari COVID-19," katanya.lp/na

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU