Jagat Twitter Heboh Pelecehan Perempuan dibawah Umur oleh Barista

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Screenshoot salah satu postingan Akun Twitter @GRESAIDS
Screenshoot salah satu postingan Akun Twitter @GRESAIDS

i

Jagat Twitter heboh pasca seorang di Surabaya diduga melakukan pelecehan Seksual kepada beberapa perempuan dibawah tahun.

SURABAYAPAGI, Surabaya - Berdasarkan postingan akun Twitter @GRESAIDS, pria Surabaya yang diduga melakukan tindak pelecehan seksual tersebut bernama Akira, berumur 26 tahun, yang bekerja di salah satu kedai kopi di Kota Pahlawan.

“Gue berharap semoga dia cepat dipecat ajalah. Karena dia berani kaya gini ke orang asing di Twitter. Apakabar sama rekan kerja bahkan customer?,” tulis Grace, pemilik akun @GRESAIDS.

Menurut @GRESAIDS, pelaku telah melakukan pelecehan seksual dengan mengirim foto telanjangnya, kepada pengguna Twitter yang masih dibawah umur. Hal tersebut pun, dilakukan tidak hanya kepada satu orang.

“Lo (pelaku) udah ngirim foto telanjang lo tanpa konsen dan memohon buat jadi slave mereka, yang artinya lo memohon untuk ada interaksi sexual antara lo dan mereka,” kata dia.

Dalam postingan yang disebar Sabtu, 19 Juni 2021, Akira melakukan pelecehan seksual kepada enam orang anak dibawah umur, dengan rentang umur mulai 15 tahun hingga 17 tahun.

“Udah 6 orang (korban) guys, yang ini 17 tahun, ya tuhan pedo banget lu @TbrkLatte,” tulisnya.

Untuk mengungkapkan fakta tersebut, @GRESAIDS turut menyertakan bukti pesan dalam postingannya. Bahkan foto terduga pelaku pelecehan seksual turut disebar oleh pemilik akun.

Hingga Senin, 21 Juni 2020, postingan tersebut telah menerima 5.363 retweet, 1.537 tweet kutipan, dan 18.000 suka. Hal ini membuat Beberapa netizen yang diduga juga sempat dikirim pesan oleh pelaku pun berani untuk bersuara. 

“Mutualan sih, tapi untung gak di dm aneh-aneh,” kata akun @ririsein.

Sementara itu, Polisi sebut belum ada laporan terkait adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pegawai kedai kopi di Surabaya. Namun pihak berwenang tetap akan melakukan penyelidikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Komar Sasmito. Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan masuk mengenai kasus pelecehan seksual kepada anak itu.

“Belum ada laporan,” kata Komar, ketika dikonfirmasi. 

Meski demikian, Komar mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya telah menggandeng polisi cyber. Guna melakukan pendalaman kasus yang sudah ramai di sosial media tersebut.

“Tapi kami akan bekerja sama dengan polisi Cyber. Akan kami dalami lagi,” jelasnya. (Ang)

 

Berita Terbaru

Polsek Kebomas dan YALPK Bagikan Sembako serta BBM Gratis untuk Ojol dan Warga Gresik

Polsek Kebomas dan YALPK Bagikan Sembako serta BBM Gratis untuk Ojol dan Warga Gresik

Selasa, 04 Agu 2026 10:08 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan warga Gresik menerima bantuan sembako serta bahan bakar minyak (BBM) gratis dalam kegiatan b…

35 Ribu Guru SMA/SMK Jatim Belum Terima Tunjangan Fungsional, DPRD Desak Rp274 Miliar Masuk P-APBD 2026

35 Ribu Guru SMA/SMK Jatim Belum Terima Tunjangan Fungsional, DPRD Desak Rp274 Miliar Masuk P-APBD 2026

Selasa, 04 Agu 2026 10:06 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2…

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…