Imbas Covid-19 Melonjak, Jam Malam kembali Diberlakukan dan PTM Ditunda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemberitahuan pemberlakuan jam malam di Sidoarjo pada Januari 2021 lalu.
Pemberitahuan pemberlakuan jam malam di Sidoarjo pada Januari 2021 lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Melonjaknya kasus covid-19 di Indonesia khususnya di Sidoarjo Jawa Timur membuat pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memutuskan sejumlah aturan untuk mencegah penyebaran covid-19. Salah satunya pemberlakuan kembali jam malam.

"Kami sudah melakukan pembahasan dengan Forkopimda Sidoarjo, rencananya akan diadakan kegiatan pembatasan jam malam," ujar Kapolresta Sidoarjo AKBP Kusumo Wahyu Bintoro saat memantau gerebek vaksinasi di Perumahan Green Mansion di Desa Ngingas Kecamatan Waru Sidoarjo, Selasa (22/6/2021).

Kusumo mengatakan rencananya jam malam akan diterapkan mulai pukul 22.00 WIB. Namun Kusumo belum bisa menerangkan tentang keseluruhan rencana penerapan jam malam tersebut karena masih akan dirapatkan dengan Forkopimda.

"Kurang lebih seperti penerapan jam malam sebelumnya," kata Kusumo.

Kusumo menambahkan untuk menekan penyebaran COVID-19, pihaknya juga menggelar gerebek vaksin, atau vaksinasi masal, dan razia yustisi. Kegiatan ini terus berlangsung hingga tanggal 26 Juli dalam rangka hari Bhayangkara.

Tak hany disitu saja, peningkatan kasus covdi-19 juga berimbas pada penundaan diberlakukannya PTM pada tahun ajaran baru yang rencananya akan digelar pada Juli 2021.

Artinya, para pelajar di Sidoarjo masih akan belajar secara daring pada tahun ajaran baru nanti.

"Sudah resmi (rencana pembelajaran tatap muka) ditunda. Kami sudah rapat dengan beberapa pihak terkait, dan menyepakati penundaan pembelajaran tatap muka. Para siswa tetap melanjutkan pembelajaran secara online," kata Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, Selasa (22/6/2021).

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan penundaan PTM itu akan berlangsung.

Yang pasti, rencana pembelajaran tatap muka baru akan dibicarakan kembali setelah kasus Covid-19 melandai di Sidoarjo. Karena jika dalam kondisi penyebaran tinggi, kemudian sekolah kembali masuk, tentu menghawatirkan.

"Kita tunggu sampai Covid-19 mereda," lanjutnya.

Karena itu, Gus Muhdlor mengimbau kepada semua masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). Apalagi belakangan ini masyarakat terbilang mulai abai terhadap penerapan prokes, padahal Covid-19 masih terus menyebar.

Keputusan menunda rencana pembelajar tatap muka ini juga mendapat respons positif dari kalangan dewan. Menurut anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso, melihat penyebaran Covid-19 yang kembali tinggi, sangat mengkhawatirkan jika siswa sekolah dibolehkan kembali masuk.

"Kisa sama-sama tahu, belakangan ini jumlah pasien Covid-19 di Sidoarjo terus bertambah. Bahkan peningkatannya cukup tajam. Dari total 225 bed yang dimiliki RSUD Sidoarjo, hanya tersisa sekitar tujuh bed saja. Demikian halnya di sejumlah rumah sakit rujukan lainnya," kata Bangun.

 

 

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…