Kemenkes Diminta Bertanggungjawab atas Kematian 63 Pasien Covid-19 di Jogjakarta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ini terjadi kelangkaan pasokan oksigen hampir di seluruh Indonesia. Kelangkaan ini disoroti pimpinan Komisi XI DPR RI. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena , menyoroti kasus meninggalnya 63 pasien Covid-19 di Rumah Sakit Sardjito, Jogjakarta. Ini diduga kekurangan stok oksigen.

Bahkan ada kabar bahwa pada tanggal 3 Juli, Dirut RSUP Sardjito sudah mengirim surat terkait kondisi pasokan oksigen medis yang mereka miliki kepada pemerintah.

"Kematian 63 pasien di RSUP Sardjito tanggung jawabnya Kemenkes. Harusnya mereka bisa membantu semenjak surat dari RSUP Sardjito disampaikan. Jadi harus ada yang bertanggung jawab terhadap kematian 63 pasien di RSUP," tegas Melki Laka Lena kepada wartawan, Minggu (4/7/2021).

 

Pelajaran bagi Pemerintah

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, adanya kasus kelangkaan oksigen harus menjadi bahan evaluasi dan pelajaran bagi pemerintah ke depan. Pihaknya meminta Kemenkes bekerja sama dengan kementerian lain untuk bersinergi dalam memasok cadangan oksigen untuk masyarakat. “Kemenkes bisa bekerja sama dengan Kemenperin maupun pelaku industri oksigen medis, termasuk para distributor di Jawa dan Bali dan seluruh Indonesia untuk memastikan pasokan gas oksigen medis, terutama di faskes rujukan,” katanya.

Soal kasus meninggalnya 63 pasien di RSUP Sardjito, ia meminta perlu ada langkah lanjutan dari aparat hukum.

"Perlu ada proses hukum terkait kelalaian ini. Jadi untuk suplai oksigen di rumah sakit rujukan itu harus dipastikan aman," tandasnya.

 

33 Pasien Meninggal

Sementara itu Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan mengonfirmasi kabar 63 pasien meninggal terinfeksi Covid-19 sepanjang Sabtu (2/7) hingga Minggu (3/7) pagi kemarin.

Hanya saja, Banu meluruskan puluhan pasien tersebut semua meninggal akibat kekurangan oksigen.

Banu menjelaskan, oksigen sentral RSUP Dr Sardjito baru benar-benar habis semalam pukul 20.00 WIB. Sejak itu pasien disokong dengan bantuan oksigen tabung, termasuk kiriman dari Polda DIY.

"Dari data kami jam 8 malam (mulai oksigen sentral habis) sampai tadi pagi meninggal itu sekitar 33 pasien, jadi intinya itu nek arep nggatukke (mencocokkan) sama oksigen habis hanya 33," kata Banu saat dikonfirmasi.

Akan tetapi, lanjutnya, 33 pasien yang meninggal itu pun sudah dalam kondisi tersuplai oksigen dari tabung. Mereka tak tertolong karena memang kondisinya sudah berat atau masalah klinis. Sebanyak 15 pasien meninggal di UGD.

"Mereka tetap tersuplai oksigen walaupun dengan tabung, meninggal karena dengan kondisi ventilator hanya sekitar empat pasien," tegasnya.

"Jadi, kalau sejak (Sabtu) pagi itu suplai oksigen baik-baik saja, cuma karena Jumat sore itu ada gelombang pasien yang kondisinya sudah berat-berat," sambungnya. n jk/jg/erc/rmc

Berita Terbaru

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia masih perlu d…

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mematangkan rencana kesiapan pemindahan pusat pemerintahaanya ke wilayah Mojosari. Salah …

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Sabtu, 14 Mar 2026 23:38 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu 2029. Partai b…

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan 21 Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan 21 Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas

Sabtu, 14 Mar 2026 23:37 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:37 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Aparat kepolisian dari Kepolisian Resor Gresik mengamankan puluhan pemuda yang melakukan konvoi Sahur on the Road (SOTR) di wilayah K…

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama para pejuang politik Partai G…

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota Madiun mengkaji ulang penataan kawasan kuliner Bogowonto. Rencananya kawasan tersebut akan dikembangkan dengan kon…