Terkait Buruknya Pelayanan, Inilah Komentar Karyawan Sukwan Puskesmas Lenteng

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep SP/Ainur Rahman
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Buruknya pelayanan di Puskesmas Lenteng semakin terkuak setelah santer diberitakan di media massa. Hal ini dipicu karena menghindarnya Kepala Puskesmas dari kejaran media, berikut penuturan karyawan sukwan berinisial ‘D’

Kepada Surabaya Pagi, ‘D’ menyampaikan keluh kesahnya, bahwa dirinya mengaku sangat kecewa dengan sistem manajemen di Puskesmas, meski dirinya mengaku hanya sebagai karyawan sukwan yang bekerja selama kurang lebih tujuh tahun  terhitung dari 2014-2020.

Dan selama itu sambungnya, “Saya bekerja dibawah tekanan namun karena saya statusnya hanyalah karyawan sukwan yang tidak memiliki kebijakan, padahal sangat bertentangan dengan peraturan yang ada.” katanya kepada SurabayaPagi, Senin (5/7).

Menurutnya, dia sangat tertekan dengan kebijakan kepala puskesmas, hanya saja dirinya mengaku tidak memiliki kekuatan, namun karena pengabdiannya selama tahun 2014 - 2020 terbilang cukup panjang.

"Saya memiliki banyak pengalaman dari masa ke masa, dari kepala Puskesmas tahun 2014 - 2020 tentu meskipun ada aturan SOP dan Permenkes namun sistem kebijakan itu ada di Kepala Kapus, kita tidak bisa berbuat apa-apa" jelasnya

Bahkan kata dia, di Puskesmas Lenteng itu ada simpan pinjam uang untuk karyawan,  semua karyawan boleh pinjam, termasuk bidan desa. “Namun kegiatan itu diduga banyak pungli, namun saya kurang paham, makanya saya tidak berani berkomentar, namun ada yang lebih fatal lagi, tapi saya gak berani menyampaikannya ke media" ungkapnya.

Sementara, LMR RI  Komda Sumenep, Amiruddin mengajak karyawan sukwan untuk berdiskusi bersama teman-teman anggotanya dengan tujuan untuk membongkar keburukan sistem manajemen Puskesmas Lenteng

"Saya masyarakat lenteng, saya menginginkan yang terbaik di desa saya, terutama pelayanan Puskesmas yang sudah menjadi fasilitas umum bagi warga lenteng yang sakit "ujarnya. 

Selanjutnya kata dia, sudah menjadi kebijakan Bupati sumenep untuk melakukan tindakan. “Apakah pro rakyat atau tidak, sebab saya hanya menginginkan pelayanan puskesmas itu baik, utamanya di puskesmas lenteng,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep Agus Mulyono, belum bisa ditemui di ruang kerjanya, kata salah satu stafnya ada kegiatan di Pemkab, 

" Bapak ada kegiatan di Pemkab, baru saja berangkat,” ungkapnya.

Informasi yang dihimpun oleh Surabaya Pagi mengenai keberadaan kepala Puskesmas (Kapus) Lenteng Edy kurnianto saat ini menjalani perawatan di RSUD. Moh. Anwar karena covid. (Ar)

Berita Terbaru

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan berkedok Corporate Social Responsibility (CSR) dan g…

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…