Dari Hadiah Wisuda Kini Jadi Usaha yang Siap Mendunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu produk Papepo. SP/ SBY
Salah satu produk Papepo. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Usaha @peapepo kini memiliki spesialisasi di jasa pembuatan hadiah dan suvenir karikatur ternyata berawal dari hadiah wisuda. Dari bisnis kecil-kecilan di rumah, Peapepo yang kini pengelolaan usahanya ditangani oleh Kevin dan Ronald bersama Licke Mayasari ini telah memiliki workshop sendiri yang berlokasi di Araya Family Clup di Surabaya.

Awalnya tiga sekawan alumni Jurusan Teknik Informatika-Multimedia Universitas Surabaya yang bernama Kevin Andy, Evelyn Giovanni Gondokusumo dan Ronald Surjadi, yang saat itu masih berusia 22-23 tahun, memberikan sebuah karikatur sebagai hadiah kelulusan kepada teman mereka. Melihat respon banyak orang yang memuji hasil karikatur tersebut, akhirnya muncul ide untuk menjadikannya sebagai usaha.

Dalam lima tahun, Peopepo sukses menjangkau konsumen di hampir seluruh Indonesia dan beberapa negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Ternyata, demi mengembangkan bisnis ini para pendiri Peapepo sampai rela untuk resign dari pekerjaan tetap mereka lho.

Sebuah usaha yang patut diacungi jempol karena di usia yang terbilang masih sangat muda, mereka berani keluar dari zona nyaman untuk mencoba mengembangkan potensi sebagai pebisnis yang sesuai dengan passion mereka. Dan ternyata, pengorbanan mereka tidak sia-sia, karena Peapepo semakin sukses dari waktu ke waktu.

 Tak bisa dipungkiri, Instagram menjadi media sosial utama yang paling membantu untuk meningkatkan penjualan produk mereka. Apalagi, menurut Kevin dkk, Instagram selalu menghadirkan fitur-fitur terbaru yang dapat membantu mereka untuk membangun interaksi dengan followers.

Bagi Peapepo sendiri, strategi utama mereka untuk dapat mempertahankan eksistensi bisnis mereka di Instagram adalah dengan aktif membuat konten yang interaktif dan informatif, baik di feed maupun stories, dalam bentuk foto atau video.

Konten mereka yang paling banyak diminati penggemar adalah konten berupa video pembuatan produk.

Berdiri pada tahun yang sama dengan Peapepo, Revolt Industry bergerak di bidang memproduksi aksesoris handmade, seperti dompet, tas, sarung tangan, gelang, gantungan kunci, dll, yang berbahan dasar kulit sapi Jawa. Bisnis ini didirikan oleh Agung Dwi Kurnianto, Stephen F.P, dan Gary Aditya.

Perjalanan Agung dkk dalam merintis bisnis ini tidak selalu berjalan mulus. Pada akhir tahun 2014, workshop Revolt Industry pernah mengalami kebakaran yang melahap habis seluruh produknya. Meski sempat terpuruk karena mengalami kerugian dalam jumlah besar, mereka akhirnya mampu bangkit dan memulai kembali semuanya dari awal.

Perjuangan mereka berbuah manis. Dari tahun ke tahun, penjualan produk Revolt Industry semakin meningkat. Tidak hanya dari dalam negeri, mereka bahkan berhasil mendapat tawaran kerja sama dengan brand terkenal dunia untuk membuat sejumlah aksesoris, seperti dompet, sarung tangan untuk berkendara, dan lain-lain. Dsy4

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…