Ramai Video Pengendara Mobil Ingin Masuk Surabaya Dicegah Petugas, Begini Penjelasan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Screenshot Video viral pengendara mobil yg ngeyel saat melewati pos penyekatan bundaran Waru. SP/ Ang
Screenshot Video viral pengendara mobil yg ngeyel saat melewati pos penyekatan bundaran Waru. SP/ Ang

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jagat sosial media Tiktok dan Instagram sedang ramai membahas Seorang pengendara mobil yang akan masuk ke Surabaya melewati pos penyekatan Bundaran Waru terlibat perdebatan dengan petugas karena dilarang melintas.

Mobil yang ditumpangi pria itu rupanya berplat Semarang dan KTP yang ditunjukkan pun sama.

Dia mengaku tinggal di Surabaya indekos selama ini. Saat diminta petugas untuk menunjukkan syarat masuk Kota Pahlawan berupa surat keterangan dari RT/RW setempat maupun bebas Covid-19, dan vaksin ia pun tidak bisa menunjukan.

Peristiwa itu direkam sendiri oleh pria tersebut dalam akun TikTok pribadinya @daevil dan viral di media sosial lainnya seperti Instagram.

Dikonfirmasi tentang kejadian tersebut, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengatakan bahwa siapapun yang masuk ke Surabaya harus melalui cek poin dengan menunjukkan syarat yang sudah ditentukan apabila dari luar wilayah aglomerasi.

"Anggota saya bertugas, aturannya sudah jelas. Ketika ditanya harusnya dijawab enggak perlu memvideokan," ujar dia, Selasa (6/7/2021).

Teddy juga menilai bahwa petugas sudah melakukan tugasnya dengan etis dan menjelaskan aturan-aturan yang berlaku. Meski pengendara mobil berdomisili Surabaya tetapi identitasnya Semarang.

"Situasi seperti ini kamu secara ketat juga memeriksa biar masyarakat tahu. Kalau domisili bisa menunjukkan surat keterangan kerja," kata dia.

Seharusnya apabila sudah mengetahui PPKM Darurat harus bisa melengkapi syarat-syarat yang sudah ditentukan agar tidak terjadi hal serupa.

"Dia sudah tahu sedang ada PPKM Darurat, dengan sendirinya melengkapi gitu, kan. Dia KTP-nya nggak di sini, platnya luar Jatim, memang prioritas kami lakukan pemeriksaan," jelas Teddy. Ang

Berita Terbaru

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…