Hina Anaknya, Shandy Serius akan Pidanakan Nakes, Sampai Tunjuk Hotman Paris jadi Kuasa Hukumnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Shandy Aulia
Shandy Aulia

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Emosi aktris Shandy Aulia saat ini sedang memuncak. Pasalnya, berkali-kali dirinya dan anaknya mendapat perlakuan bullying, penghina dan perbuatan tidak menyenangkan dari salah satu warganet yang seorang oknum tenaga kesehatan yang bekerja di sebuah rumah sakit di kota Manado.

Kini, Shandy pun bersiap memperkarakan oknum tenaga kesehatan itu dan langsung menunjuk Hotman Paris dan rekan sebagai kuasa hukumnya.  Di balik itu, Shandy Aulia rupanya memiliki misi lain mengapa sampai begitu serius menangani masalah ini. Hal itu disampaikannya saat berbincang dalam vlog di kanal YouTube Melaney Ricardo yang dikutip Surabaya Pagi, Selasa (6/7/2021).

Istri David Herbowo ini merasa bahwa sepatutnya seorang tenaga kesehatan tidak dengan mudahnya menyebut seorang anak kurang gizi, yang mana ditujukan kepada anak Shandy Aulia.

"Kalo yang ini aku tendensinya memang serius. Karena yang mengeluarkan statement seperti ini adalah yang sehari-hari berdekatan juga dengan kesehatan. Walaupun bukan dokter, even dia bukan bidan juga dia. Tapi Nakes," kata Shandy Aulia dalam vlog Melaney Ricardo yang diunggah pada Senin (5/7/2021).

Shandy Aulia khawatir ke depannya masalah ini akan terulang kepada masyarakat umum. "Jangan sampai dia menangani masyarakat, kalangan menengah, terus diberikan informasi, asal ceplos, kan berbahaya. Mungkin dia baru melahirkan, badan belum balik, hormon belum seimbang, atau mungkin punya masalah rumah tangga. Terus tiba-tiba ketemu tipe perawat yang seperti ini, waduh bahaya banget," beber Shandy Aulia.

"Makanya I think aku perlu speak up dalam hal ini. Jadi bukan kepentingan pribadi sih sebenernya kak. Karena buat aku, aku nggak merasa sakit hati atau sedih yang gimana ya," sambungnya.

Pun jika memang tujuan perawat itu untuk edukasi, Shandy Aulia menilai masih ada cara komunikasi yang lebih baik.

"Cuma aku very upset, seorang pekerja yang harusnya tidak begini. Kalaupun dia mau membungkus itu sebagai edukasi untuk menasehati orang lain atau publik figur ada the way, caranya kan," jelasnya lagi. er/ary

 

 

Berita Terbaru

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…