Sepanjang Tahun 2025, KPAI Sebut Perundungan di Sekolah  Tembus 37,5 Persen

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aris Adi Leksono, Komisioner KPAI dalam sebuah acara di LP. Ma’arif NU Dadapan, Kecamatan Solokuro Lamongan. SP/MUHAJIRIN
Aris Adi Leksono, Komisioner KPAI dalam sebuah acara di LP. Ma’arif NU Dadapan, Kecamatan Solokuro Lamongan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sepanjang tahun 2025,  perundungan terhadap siswa di lembaga pendidikan di Indonesia tergolong cukup tinggi, mencapai 37,5 persen atau menempati urutan kedua tertinggi secara nasional.

Hal itu disampaikan oleh Aris Adi Leksono, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), saat kegiatan sosialisasi di Lembaga Ma’arif NU Dadapan, Kecamatan Solokuro, Jumat (9/1/2026).

Disebutkan oleh Aris, dari lebih dari 2.500 aduan kekerasan terhadap anak yang masuk ke KPAI, sekitar 37,5 persen di antaranya terjadi di lingkungan satuan pendidikan, baik dalam bentuk perundungan (bullying) maupun kekerasan lainnya.

“Angka kekerasan di satuan pendidikan masih tinggi dan ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Pengaduan ke KPAI menunjukkan bahwa kasus di sekolah berada di posisi kedua tertinggi,” ujarnya.

Menurut Aris, tren kasus kekerasan terhadap anak dari tahun ke tahun cenderung mengalami peningkatan. Namun demikian, data tersebut diyakini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. “Kekerasan terhadap anak itu fenomena gunung es. Yang tercatat hanya yang berani melapor, sementara masih banyak kejadian yang tidak terungkap,” bebernya.

KPAI menilai peran keluarga menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak. Pengasuhan positif dinilai penting untuk membentuk mental, karakter, dan akhlak anak agar mampu bersosialisasi dengan baik dan mematuhi norma yang berlaku.

Selain keluarga, Aris menekankan pentingnya peran satuan pendidikan dalam menguatkan pendidikan karakter. Guru diharapkan mampu memantau perubahan perilaku siswa secara berkelanjutan agar potensi perilaku negatif dapat terdeteksi sejak dini dan segera ditangani. “Ketika ada perubahan perilaku yang mengarah ke negatif, harus cepat diintervensi agar anak kembali ke jalur yang benar dan beraktualisasi secara positif,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi pendidikan ramah anak tersebut disambut baik oleh pihak Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Dadapan. Ketua BP3MNU Dadapan, H Moh Sutikno berharap, kegiatan tersebut menjadi langkah preventif agar kasus-kasus kekerasan di lingkungan pendidikan dapat dicegah sejak awal.

“Dengan sosialisasi ini, kami berharap lembaga pendidikan Ma’arif NU Dadapan benar-benar mampu menyelenggarakan pendidikan yang ramah anak dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sutikno.

Ia menambahkan, penerapan pendidikan ramah anak akan dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur, mulai dari wali murid, dewan guru, hingga pengelola lembaga pendidikan, sesuai dengan arahan dari KPAI.

KPAI berharap sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat memperkuat sistem perlindungan anak, sehingga angka perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan dapat ditekan secara signifikan. jir

Berita Terbaru

Fakta Sidang Ungkap Sikap Arogan Maidi, Bawahan Diancam Nonjob dan Dipecat jika Tak Patuh

Fakta Sidang Ungkap Sikap Arogan Maidi, Bawahan Diancam Nonjob dan Dipecat jika Tak Patuh

Jumat, 26 Jun 2026 18:26 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 18:26 WIB

SURABAYPAGI.COM, Madiun - Dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor…

Diduga Pakai Mahar, Belasan Tenaga Magang RSUD dr. Harjono Ponorogo Tuntut Kejelasan 

Diduga Pakai Mahar, Belasan Tenaga Magang RSUD dr. Harjono Ponorogo Tuntut Kejelasan 

Jumat, 26 Jun 2026 18:22 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 18:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Belasan tenaga magang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Harjono Ponorogo, Jawa Timur, menuntut kejelasan nasib ke pihak m…

Kebutuhan Dana Tunai Naik, Gadai Emas Jadi Solusi Likuiditas Jangka Pendek bagi Masyarakat

Kebutuhan Dana Tunai Naik, Gadai Emas Jadi Solusi Likuiditas Jangka Pendek bagi Masyarakat

Jumat, 26 Jun 2026 18:14 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 18:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan likuiditas rumah tangga menjelang tahun ajaran baru mendorong peningkatan signifikan pada pembiayaan gadai emas di PT Bank S…

Akhirnya! Pelaku Pengirim Pil Doble L ke Lapas di Ancam Hukuman 12 Tahun Penjara.

Akhirnya! Pelaku Pengirim Pil Doble L ke Lapas di Ancam Hukuman 12 Tahun Penjara.

Jumat, 26 Jun 2026 16:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Akhirnya DR 20 seorang wanita warga Kec.Sananwetan Kota Blitar di jerat pasal 435 yo Pasal 436 ayat ke (2) tentang UU Nomer 17 tahun …

Program BARUNA, PLN Pulihkan Terumbu Karang Bali Guna Alam Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Program BARUNA, PLN Pulihkan Terumbu Karang Bali Guna Alam Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Jumat, 26 Jun 2026 14:34 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Karangasem – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian l…

Akses Operasi Bibir Sumbing Diperluas, 20 Balita Jalani Tindakan di Surabaya

Akses Operasi Bibir Sumbing Diperluas, 20 Balita Jalani Tindakan di Surabaya

Jumat, 26 Jun 2026 14:29 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Akses layanan kesehatan bagi anak dengan kelainan bawaan masih menjadi tantangan di sejumlah daerah, terutama bagi keluarga dengan k…