Tak Didukung Masyarakat, Pjs Desa Kalikatak Diminta Mundur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perangkat Desa di kantor Balai Desa Kalikatak kecamatan Arjasa Kangean kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Perangkat Desa di kantor Balai Desa Kalikatak kecamatan Arjasa Kangean kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Dampak dari penundaan pilkades serentak di Kab. Sumenep, memiliki peranan penting bagi pejabat sementara (Pjs) baik di daratan maupun di kepulauan.

Pejabat sementara (Pjs) yang ditunjuk oleh pak camat menggantikan kepala definitif yang bakal mengikuti bursa pemilihan pilkades, namun seiring dengan penundaan pilkades memiliki peranan penting bagi Pj untuk menggunakan anggaran desa.

Untuk diketahui, Pjs hanya bertugas untuk membantu jalannya administrasi seperti surat menyurat dan melayani kesejahteraan masyarakat dalam hal kegiatan lainnya yang bersifat kemasyarakatan.

Pantauan informasi yang dihimpun Surabaya Pagi, keberadaan Pjs Desa Kalikatak kecamatan Arjasa Kangean Mahfud dinilai kurang memberikan pelayanan desa dan sangat dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.

Kepada Surabaya Pagi, perwakilan dari masyarakat desa Arjasa mengatasnamakan pemuda Zhalper mengatakan, bahwa sebagai Aparatur sipil Negara (ASN) tidak sepatutnya memberi contoh negatif bagi masyarakat khususnya warga kepulauan.

"Pjs itu seorang ASN dan sepatutnya memberi contoh pelayanan terbaik sebagaimana tagline Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH,MH, "Bismillah Melayani," katanya Kamis (7/8).

Menurutnya,  PJ Desa Kalikatak Kepulauan Kangean Mahfud, dinilai kurang memiliki kedisiplinan dan jarang masuk kantor balai desa, sudah jelas pelayanan di desa tidak maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat khususnya warga desa Kalikatak.

"Pelayanan itu hal yang penting, dan sebagai ASN sudah kewajibannya berkantor dan melayani masyarakat, bukan justru jarang berkantor dan lebih banyak diluar kantor," ungkapnya.

Kata dia, seharusnya pak camat Arjasa Kangean,  memberikan sanksi tegas kepada Pjs  Mahfud sebagai PJ kepala desa Kalikatak agar patuh kepada peraturan ASN dan bertanggungjawab dalam memberikan pelayanan.

"Pjs Mahfud tidak mencerminkan sebagai ASN sepantasnyalah pak camat memberikan sanksi tegas sebagai ASN atau menggantikan posisinya di desa dan mengembalikan ketempat semula atau dimutasi kemana saja," pungkasnya.

Sementara Camat Arjasa, Moh. Husen dan Pjs Mahfud belum bisa dihubungi sampai berita  ini tulis.

Sementara, Mahfud  PJs Desa Kalikatak saat dihubungi melalui aplikasi WhatsAppnya belum bisa memberikan komentar terkait tudingan jarang masuk ke kantor balai desa Kalikatak sampai berita ini ditayangkan. AR

 

Berita Terbaru

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM - Tim Anggaran Pemerintah Provinsi dan Banggar DPRD Jawa Timur optimis mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Hasil…

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perlindungan hak anak pascaperceraian melalui mekanisme penandaan data kependudukan bagi…

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya m…

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…