Dari Usaha Rumahan, Kini Sukses Bisnis Kerupuk Tengiri hingga Luar Jawa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus Setyawan dengan produk kerupuk ikan tengiri miliknya. SP/ SBY
Agus Setyawan dengan produk kerupuk ikan tengiri miliknya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemilik usaha kerupuk ikan tengiri Agus Setyawan mengaku merintis usaha kerupuk pada tahun 2014. Kala itu ia memulai usaha dengan sang adik Novianti dengan kerja bersama, hingga menjadi salah satu produk UMKM yang laris. 

"Paling susah awal-awal itu adalah pemasaran dan minimnya modal yang kami punya. Berbekal pensiunan dan tabungan sebagai pekerja outsourcing kami memulai usaha ini. Awalnya cuma produksi 5 kilogram saja, kini sehari bisa mencapai satu kwintal," cerita Agus.

Agus juga menyampaikan bahwa Kerupuk tenggiri Dua Bersaudara cap burung elang ini telah menjamah pulau-pulau di Indonesia bersama beberapa camilan miliknya. Biasanya di kirim ke Sukoharjo, Jawa Tengah, Surabaya hingga luar Jawa.

Bermodal kerja keras dan ulet, akhirnya bisnis kerupuk tenggiri ini mampu bertahan hingga 7 tahun dan memiliki omset jutaan rupiah perharinya. Bahkan, bisnis ini pun membuat Agus Setyawan dikenal sebagai pengusaha camilan Cap Elang. 

Awalnya, produksi kerupuk ikan tenggiri milik Agus ini hanya mencapai 5 kg saja. Setelah 7 tahun lamanya, angka produksi Kerupuk ikan tenggiri pengusaha Cap Burung Elang kini mencapai rata-rata 80-100 kilogram per harinya.

Saat ini ia memiliki 14 produk camilan yang menjadi komoditas barang dagangannya, namun hanya kerupuk ikan tenggiri saja yang diproduksi di rumahnya.

Bisnis kerupuk miliknya kini memiliki 11 karyawan, 5 diantaranya laki-laki dan 6 perempuan yang merupakan ibu-ibu rumah tangga. Beberapa sudah memasuki usia senja. Ia pun mengunakan sistem borongan dengan harga per 1 kilogram Rp 10 ribu.

Namun, Agus mengaku usaha kecilnya, kerupuk ikan tengiri ini juga terdampak pandemi Covid-19. Ia bercerita bahwa pendapat bersih perharinya mengalami penurunan. Sebelum pandemi salah satu UMKM Kabupaten Mojokerto ini, pendapatan bersih mencapai Rp750 ribu perharinya, sedangkan di masa pandemi ini Rp 400 ribu - Rp 500 ribu. Dsy9

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …