Lampu Jalan Dimatikan, Mobilitas Massa Berkurang 30 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Meski sebagian lampu PJU dimatikan, Petugas Lantas Polres Lamongan terus menjalankan tugasnya di tengah PPKM Darurat. SP/Lantas
Meski sebagian lampu PJU dimatikan, Petugas Lantas Polres Lamongan terus menjalankan tugasnya di tengah PPKM Darurat. SP/Lantas

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Berbagai cara dilakukan oleh Satgas Covid-19 dalam menekan angka penularan covid-19 di Lamongan, salah satunya dengan mematikan lampu PJU di berbagai jalan raya dan protokol sekitar 50 persen, untuk menekan mobilitas warga.

Cara seperti ini dirasa sangat efektif. Bagaimana tidak lampu yang dimatikan mulai pukul 20.00 WIB itu, bisa menekan mobilitas massa di kota Soto mencapai 30 persen, dan ini sangat membantu satgas dalam upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Corona.

Mobilitas massa berkurang 30 persen itu seperti disampaikan oleh Bupati Yuhronur Efendi, juga sudah dilansir oleh Menteri Kesehatan. Dimana Menkes menyatakan Lamongan mampu menekan mobilitas massa salah satunya dengan mematikan lampu sebagian di Penerangan Jalan Umum (PJU).

"PPKM Darurat di Lamongan ini ada beberapa hal yang telah kita lakukan selain upaya penyekatan, kemudian kita juga sudah mengurangi kerumunan, beberapa lampu jalan umum juga sudah kita matikan," ujar Bupati, Minggu (11/7/2021).

Mematikan lampu PJU ini tambah Bupati, selama tiga hari kemarin sudah  mengurangi mobilitas massa di Kabupaten Lamongan sekitar 30 persen, dan ia berharap lampu mati sampai pelaksanaan PPKM Darurat ini tidak sekedar 30 persen bisa lebih dari itu. 

"Artinya rata-rata dalam setiap hari mobilitas massa di Lamongan terus berkurang, dan selama 3 hari kemarin itu sudah mencapai 30 persen, dan data ini langsung kita sampaikan ke Menkes," terang Bupati.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menambahkan, segala upaya yang dilakukan tiga pilar (Pemkab, Kodim 0812, Polres Lamongan) adalah demi menyelamatkan warga Lamongan. Menurutnya segala upaya yang dilakukan dapat berhasil ketika masyarakat juga berperan serta secara aktif.

"Harus kita fahami bersama, situasinya sedang extraordinary, juga dibutuhkan kegiatan yang extraordinary baik terkait upaya preventif maupun kegiatan lainnya. Ini harus kita reng-reng bersama, kita harus sembuhkan warga kita yang sakit," kata Kapolres.

Ia juga mengajak warga, untuk bersama-sama ikut menjaga diri dengan mentaati Prokes, dan menjaga warga kita yang sehat dari terpapar. Salah satu upayanya dengan seperti ini, operasi yustisi, pelaksanaan kegiatan edukasi lain, vaksinasi, dan mematikan lampu, ini harus bersama-sama  dilakukan.

Sementara itu dalam operasi-operasi sebelumnya, Satgas Covid-19 Lamongan sudah menemukan sekitar 12.556 pelanggar protokol kesehatan sampai pada Jum'at (9/7/2021). "Pelanggar kurang lebih 12.556, operasi Yustisi terus dilakukan untuk  memberikan edukasi bagi masyarakat, agar PPKM Darurat ini bisa berjalan efektif dan menimbulkan efek positif bagi penurunan jumlah terpapar maupun kematian di Lamongan," pungkasnya. jir

 

Berita Terbaru

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya terus mendorong penguatan sosialisasi mengenai cakupan pendidikan gratis kepada kepala…

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sejumlah infrastruktur pengendali lahar Gunung Semeru yang rusak diterjang banjir lahar hujan di aliran Besuk Kobokan. Kerusakan…

Antisipasi Momentum Natal, Pemkab Ngawi Pantau Harga dan Pasokan Bapok

Antisipasi Momentum Natal, Pemkab Ngawi Pantau Harga dan Pasokan Bapok

Kamis, 05 Nov 2026 11:13 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Guna mengantisipasi tingginya permintaan selama momentum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi,…

Buntut Masalah Status Tanah, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Buntut Masalah Status Tanah, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Kamis, 05 Nov 2026 11:07 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti terkait kepemilikan tanah di atas bangunan koperasi yang sudah dibangun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pemuda dan Ulama Perkuat Gerakan Antinarkoba

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pemuda dan Ulama Perkuat Gerakan Antinarkoba

Kamis, 05 Nov 2026 11:01 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberantas peredaran narkotika dan minuman keras serta melindungi generasi muda, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak…

Perketat Keamanan MBG, Pemkab Sidoarjo Dorong 3 SPPG Segera Penuhi Syarat SLHS

Perketat Keamanan MBG, Pemkab Sidoarjo Dorong 3 SPPG Segera Penuhi Syarat SLHS

Kamis, 05 Nov 2026 10:56 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna meningkatkan dan memperketat keamanan makanan bagi penerima manfaat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga,…