Ahli China Ungkap Vaksin Sinovac Efektif Atasi Varian Delta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksin Sinovac asal China. SP/ SBY
Vaksin Sinovac asal China. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para peneliti menemukan bahwa vaksin China efektif dalam mengurangi risiko kasus bergejala dan parah yang disebabkan varian Delta. Vaksin ini memang tidak 100 persen memberikan perlindungan, tapi bisa mengurangi gejala infeksi dan efektif mencegah kematian.

Hal ini disampaikan Wei Sheng, profesor di School of Public Health of Tongji Medical College of Huazhong University of Sciences and Technology, menyebutkan, menurut hasil uji coba terbaru, vaksin Sinovac efektif melawan varian Delta. 

Dan, mengacu pengalaman pencegahan dan pengendalian epidemi di Guangzhou, risiko penyakit parah sangat berkurang terhadap mereka yang sudah divaksin dibanding yang belum mendapat vaksin.

"Ini menunjukkan, vaksin bersifat protektif," kata Wei, Minggu (11/7/2021).

Juru bicara Sinovac, Liu Peicheng juga mengatakan, hasil awal berdasarkan sampel darah dari mereka yang divaksinasi dengan vaksinnya menunjukkan pengurangan tiga kali lipat dalam efek penetral terhadap Delta.

Sebagi informasi, program vaksinasi di Indonesia saat ini mayoritas menggunakan vaksin buatan Sinovac yang bermarkas di Beijing melalui skema perjanjian bilateral dengan Tiongkok.

Sementara itu, China hingga kini belum memberikan kepastian perihal tingkat efektivitas vaksin Sinovac terhadap infeksi akibat varian Delta, baik melalui data uji klinis atau penggunaan di dunia nyata. Namun para ahli tetap mendesak masyarakat untuk disuntik vaksin Sinovac sesegera mungkin.

Pasalnya, ahli epidemiologi Zhong Nanshan menjelaskan bahwa sejauh ini, peneliti menemukan bahwa vaksin Sinovac setidaknya mampu mengurangi risiko kasus simtomatik atau gejala parah pada pasien Covid-19 akibat varian Delta.

Oleh karena itu, pentingnya menjaga jarak sosial, berbagi informasi infeksi, dan mematuhi pembatasan untuk menjaga perputaran virus corona tetap rendah. Ia mengingatkan, semakin banyak virus beredar, semakin banyak peluang yang dimiliki virus corona untuk bermutasi dan menghasilkan varian baru. Dsy10

Berita Terbaru

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…