Vaksin Sinovac Asal China Tak Efektif Tangkal Varian Gamma

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu warga yang disuntik menggunakan vaksin Sinovac asal China. SP/ SBY
Salah satu warga yang disuntik menggunakan vaksin Sinovac asal China. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Vaksin Covid-19 Sinovac buatan China ternyata kurang efektif menghadapi varian Gamma. Temuan itu diungkap hasil studi di University of Campinas di Brasil. Covid-19 varian Gamma sendiri kemungkinan dapat menginfeksi ulang orang yang sebelumnya pernah terpapar.

Dalam studi kecil, para peneliti di Universitas Campinas Brasil menerangkan, antibodi yang dihasilkan oleh vaksin Sinovac bekerja kurang baik melawan varian Gamma dibandingkan jenis virus corona sebelumnya. Covid-19 varian Gamma sendiri kemungkinan dapat menginfeksi ulang orang yang sebelumnya pernah terpapar.

Dalam kelompok yang divaksinasi, 18 orang hanya menerima satu dosis CoronaVac - salah satu vaksin utama dalam tanggapan virus corona Brasil. Sementara 20 orang baru-baru ini menerima suntikan kedua dan 15 orang lainnya telah divaksinasi sebagai bagian dari uji klinis Sinovac pada Agustus 2020.

Para peneliti menemukan bahwa Gamma mampu lolos dari antibodi hampir semua peserta yang hanya menerima satu dosis, serta peserta yang divaksinasi pada tahun 2020.

"Antibodi dari mereka yang baru saja divaksinasi memang efektif, tetapi kurang efektif dibandingkan dengan jenis virus sebelumnya.," lanjut peneliti, Minggu (11/7/2021).

Antibodi dari orang yang baru saja divaksinasi memang efektif, tetapi kurang efektif dibandingkan dengan jenis virus sebelumnya.

Studi yang dipublikasikan di Lancet Microbe, juga menemukan bahwa antibodi yang dihasilkan oleh infeksi sebelumnya harus sembilan kali lebih tinggi untuk mencegah infeksi oleh Gamma daripada mencegah penyakit dari jenis sebelumnya.

Para penulis mengatakan hasil itu berarti orang yang telah selamat dari kasus Covid-19 dapat terinfeksi kembali.

Tetapi para peneliti mengatakan karena uji klinis menunjukkan bahwa vaksin itu efektif dalam mencegah penyakit parah dan kematian, jadi bisa jadi respon imun Sinovac lebih kompleks.

Studi yang diterbitkan di dalam jurnal Lancet Microbe juga mendapati antibodi yang dihasilkan infeksi sebelumnya harus sembilan kali lebih tinggi agar bisa mencegah infeksi oleh Gamma dibandingkan pencegahan varian sebelumnya.

Peneliti itu mengatakan hasil menunjukkan berarti orang yang sudah selamat dari kasus Covid-19 masih bisa terinfeksi lagi.

Selain itu, uji coba di Turki juga menemukan bahwa vaksin Sinovac 100 persen efektif mencegah rawat inap. Dsy12

Berita Terbaru

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…