Pendidikan saat Pandemi, Beginilah Kata Kepsek SMAN I Ambunten Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Drs. Sirajum Munir M.Pd. Kepsek SMAN  I  Ambunten kec. Ambunten Kab. Sumenep (SP/Ainur Rahman)
Drs. Sirajum Munir M.Pd. Kepsek SMAN  I  Ambunten kec. Ambunten Kab. Sumenep (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kepala Sekolah SMAN I Ambunten Drs. Sirajum Munir M.Pd mengatakan sekalipun masa pandemi covid 19 wajah pendidikan di Kabupaten Sumenep menggunakan sistem daring, namun tetap optimis mata pelajaran sekolah tetap terserap bagi siswa-siswinya di SMAN I Ambunten.  

Menurutnya, untuk tahun periode 2021 - 2022 mengalami penurunan jumlah siswa, hal ini bukan karena adanya covid 19, namun karen tingkatan lulusan SMPN di sekitar sini sedikit dan sebagian lagi setelah lulus  SMPN mereka pindah ke pesantren.” katanya kepada Surabaya Pagi, Minggu (12/07) 

 "Ada penurunan dari tahun sebelumnya, kita menyediakan kelas 24 ruang hanya terisi 18 ruang dan sekarang hanya 15 ruang " imbuhnya. 

Bahkan kata dia, pihaknya tak mungkin mencegah keinginan orang tua siswa yang ingin memondokkan anaknya ke pesantren.

"Jadi setelah lulus SMP banyaknya orang tua memilih pendidikan pesantren di salah satu lembaga swasta. Jadi sangat berdampak kepada jumlah siswa yang ada " jelasnya. 

Namun, diakui dirinya sejak masuk ke SMAN I Ambunten pada tahun 2015 jumlah ruang kelas yang terpakai hanya 18 ruang bahkan pernah sampai ful 24 ruang kelas. 

Suasana pandemi saat ini dengan sistem pembelajaran secara daring membuat ada penurunan angka belajar dan minat siswa.

“Karena tidak semuanya materi pembelajaran diserap oleh siswa, dan tidak semua orang tua memiliki Hp Android jadi keterbatasan media penghubung,” ungkapnya. 

Masalahnya kata dia, yang dirumahnya tidak memiliki HP Android kita layani di sekolah, jadi guru itu setiap harinya tetap masuk.

 "Kita lakukan terus pembinaan secara progresif, Sebab sistem pembelajaran daring kita tidak sama dengan di Surabaya, kalau di Surabaya fasilitas terpenuhi, kalau di pelosok jaringan internet gak bisa, kalau pun bisa tidak semua orang tuanya memiliki HP Android" jelasnya.

Kata dia, sistem pembelajaran siswa menggunakan cara persuasif pendekatan secara mental, jadi sekalipun sedikit siswa tetap  dibina.

 "Kita bina secara maksimal biar hasilnya juga maksimal, banyak siswa tapi juga tidak ada prestasi mendingan sedikit tapi berprestasi " pungkasnya. Ar

 

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…