Sulap Tali-Temali dengan Teknik Makrame Jadi Bisnis Kerajinan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wiwit Priyanti yang sedang menyelesaikan pesanan tas makrame. SP/ TLG
Wiwit Priyanti yang sedang menyelesaikan pesanan tas makrame. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wiwit Priyanti mampu menyulap tali-temali dengan menggunakan teknik makrame beraneka warna menjadi menjadi kerajinan menarik seperti tas tangan, dompet, hingga tirai untuk hiasan rumah. Karyanya pun mulai dilirik oleh penikmat kerajinan.

Tak hanya membuat dompet dan tas, aneka gantungan kunci dan tirai berbahan makrame juga mampu dikerjakannya. Terlebih tirai makrame menjadi tren di kota besar. Terutama untuk hiasan rumah dengan konsep desain Scandinavian dan modern minimalis.

Awal mengenal teknik makrame sejak 2015 silam. Saat itu ketika menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) di Hongkong, dia kerap mengikuti pelatihan keterampilan. Saat itu dia mengikuti pelatihan pembuatan bros dan tas makrame berbahan tali kur dan satin.

Mulanya dia hanya membuat sebuah tas kecil yang digunakannya sendiri. Tak disangka tas hasil karyanya mendapat respons positif. Terlebih ketika dia mengunggahnya di akun media sosial (medsos) Facebook miliknya.

Menurutnya, kunci dari teknik makrame adalah pada pola dan hafal hitungan simpul. Sebab, beda simpul tentu akan memberi pola yang berbeda. Sementara untuk jenis tali dapat memanfaatkan tali apa saja. Namun untuk tas maupun dompet dia sering menggunakan tali kur dan satin. Ini karena jenis tali tersebut tergolong lebih kuat.

Untuk proses produksi, Wiwit mengaku dikerjakan sendiri olehnya sembari mengurus rumah tangga. Untuk menghasilkan tas kecil diperlukan 2-3 hari pengerjaan. Sementara tas berukuran besar bisa memakan waktu hingga seminggu.

Untuk pemasaran, ibu dua anak ini mengandalkan medsos seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp untuk promosi. Penjualan karya miliknya tak hanya di Tulungagung, tapi juga luar kota. Seperti Cilacap, Surabaya, Banyumas, dan Malang.

Selain itu, dirinya berharap pascapandemi ini geliat bisnis kerajinan tangan (handmade) seperti miliknya dapat kembali bergairah. “Alhamdulilah sekarang sudah mulai ada penjualan lagi. Semoga terus membaik,” tandasnya. Dsy6

Berita Terbaru

Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Material Rumah

Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Material Rumah

Senin, 16 Mar 2026 12:42 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akibat hujan dengan intensitas tinggi bercampur angin di wilayah Blitar Raya mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, termasuk di…

Inovatif! Sisa MBG di Lingkungan Sekolah Surabaya Disulap Jadi Pupuk Organik Cair dan Padat

Inovatif! Sisa MBG di Lingkungan Sekolah Surabaya Disulap Jadi Pupuk Organik Cair dan Padat

Senin, 16 Mar 2026 12:35 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selain sempat viral karena menu Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu dikritik dan viral di media sosial (medsos), kini…

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Usaha Konveksi di Sidoyoso Surabaya Terbakar Hebat

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Usaha Konveksi di Sidoyoso Surabaya Terbakar Hebat

Senin, 16 Mar 2026 12:24 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Unit Pemadam Kebakaran Surabaya baru saja menindaklanjuti terkait laporan warga lantaran adanya kebakaran di tempat usaha konveksi…

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada yang menarik di momen Bulan Ramadhan kali ini. Pasalnya, Ibadah Hari Nyepi bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran Idul…

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…