Mobilitas Warga Tinggi, 7 jalan di Probolinggo Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menutup salah satu jalan di Probolinggo sebagai upaya untuk menekan mobilitas warga.
Petugas menutup salah satu jalan di Probolinggo sebagai upaya untuk menekan mobilitas warga.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Meski PPKM Darurat telah diberlakukan selama 10 hari lebih, namun mobilitas warga di Probolinggo masih cukup tinggi. Menyikap hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat menutup 7 jalan utama di Kota Kraksaan pada Selasa (13/7) untuk membatasi aktivitas warga.

Tujuh jalan utama itu yakni Jalan S. Parman mulai dari pertigaan Jalan Panglima Sudirman hingga perempatan Desa Bulu. Begitu juga dengan Jalan Imam Bonjol di Kelurahan Sidomukti hingga perempatan Desa Bulu.

Kemudian Jalan Ahmad Yani dekat Bank Jatim dan Sasana Krida. Pertelon Jalan Panglima Sudirman dengan Jalan Juanda menuju kampung Arab di Kelurahan Patokan. Juga Jalan Dokter Moh. Saleh di Desa Sumberlele mulai dari depan pos polisi hingga perempatan selatan Samsat Kraksaan.

“Termasuk Jalan Rengganis, yang merupakan akses di sekitar Alun-alun Kraksaan menuju Jalan Panglima Sudirman. Akses SL Park juga kami tutup juga. Karena dua tempat ini biasanya menjadi tempat kerumunan,” kata Plt Kadishub Kabupaten Probolinggo, Tatok Krismarhento.

Penutupan jalan tersebut bertujuan untuk mengurangi aktivitas warga di luar rumah selama PPKM Darurat. Berdasarkan pantauan, Kabupaten Probolinggo masuk dalam zona Hitam penurunan mobilitas warga. Artinya selama PPKM Darurat dilaksanakan, mobilitas warga hanya turun sekitar 10 persen saja.

Padahal pelaksanaan PPKM Darurat bertujuan menurunkan mobilitas warga. Demi mencegah penularan Covid-19 yang terus meningkat.

“Ternyata masih banyak warga yang keluar rumah, meski sebenarnya urusannya tidak penting, bahkan ada yang tujuannya hanya untuk nongkrong. Makanya, kami tutup jalannya,” tegas ia.

Wilayah yang memiliki penurunan mobilitas lebih dari 20% dianggap mampu melaksanakan PPKM secara efektif. Persentase tersebut masuk ke dalam zona kuning hingga zona hijau. Sedangkan wilayah dengan penurunan mobilitas dibawah 20% akan masuk dalam zona merah, bahkan dibawah 10% masuk zona hitam.

Tatok menyebut sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo, Kota Kraksaan berperan sentral sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan. Sehingga mobilitas warga sangat tinggi, baik dari luar maupun yang menuju Kraksaan. Sehingga perlu penutupan jalan-jalan utama.

“Semua akses jalan yang ditutup itu ada di ibukotanya, karena biasanya ibukota ini memang menjadi pusat kegiatan masyarakat. Mobilitas warga di luar rumah masih tinggi. Harapannya mobilitas warga menurun, Covid-19 terkendali,” sebut Sekretaris Dishub itu.

Adanya penutupan jalan itu, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus mematuhi imbauan pemerintah. Dengan mengurangi aktivitas di luar rumah selama penerapan PPKM darurat. Kecuali memang mempunyai kepentingan yang mendesak.

“Bisa jadi ruas jalannya kami tambah, jika tidak ada penurunan aktivitas. Kami tutup sampai PPKM Darurat berakhir, setelah itu kami buka lagi,” tegas penyuka fotografi itu. 

 

Berita Terbaru

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…