Bisnis Peti Mati Kian Subur di Masa Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Supono yang sedang menyelesaikan pesanan peti mati. SP/ TLG
Supono yang sedang menyelesaikan pesanan peti mati. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Bisnis peti mati kian subur di masa pandemi Covid-19. Salah satu perajin peti mati tersebut adalah Supono (70) yang mengaku kewalahan. Kesibukan ini nyaris menghabiskan waktu tuanya. Terlebih kondisi terkini, dia seolah dikejar deadline. Lantaran permintaan peti mati tinggi, baik dari rumah sakit maupun perorangan.

Peti mati yang dibuat Supono semuanya berbahan baku papan partikel. Karena salah satu yang direkomendasikan. Namun kini harganya mahal.

Sebelumnya Rp 150 ribu per lembar, menjadi Rp 180 ribu. Lantas, membuatnya terpaksa menaikkan harga peti mati dengan panjang 180 sentimeter (cm), lebar bagian kepala 48 cm, dan lebar bagian kaki 31 cm ini jadi seharga Rp 360 ribu.

Supono mungkin tak pernah menyangka jika usaha pembuatan peti mati yang telah dijalankan puluhan tahun kini memasuki masa keemasan. Sebab, dalam sehari produksi 6-8 peti mati, langsung ludes di hari yang sama untuk kepentingan pemakaman. Baik pasien Covid-19 maupun non-Covid-19.

Padahal sebelumnya, usaha yang digelutinya sejak tahun 1984 itu hanya untuk memfasilitasi kematian warga setempat. Bahkan untuk umum pun hanya terjual satu atau dua pesanan saja dalam waktu yang tak tentu.

Supono menerangkan, meski mengerjakan sendiri, tak ada kesulitan dalam proses pembuatannya. Hanya saja, dalam bisnis ini memang harus mengedepankan sisi kemanusiaan. Agar tidak menyusahkan keluarga yang ditinggalkan.

"Tetap mengedepankan sisi kemanusiaan. Kami bantu untuk mereka yang kurang mampu. Jadi usaha ini tidak serta-merta hanya kejar keuntungan," tuturnya.

Dia mengaku pengerjaan peti mati buatannya terbilang rapi. Tak heran banyak yang memercayakan padanya. Bahkan, seminggu sebelumnya, dia mendapat orderan hingga 10 peti per hari. Namun tak disanggupinya karena tak bisa produksi masal. Selain tak ada tenaga dan mesin, juga tak mau terbebani target.

Kendati kondisi sekarang mengerek pendapatannya, kakek dua cucu ini berharap pandemi Covid-19 cepat mereda. Lantaran ancaman pandemi membuatnya waswas untuk menjalani aktivitas. Dsy3

Berita Terbaru

Dukung Transformasi Dunia Pendidikan, Bank Jatim Launching JConnect Edu

Dukung Transformasi Dunia Pendidikan, Bank Jatim Launching JConnect Edu

Rabu, 22 Apr 2026 19:57 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 19:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka mendukung dunia Pendidikan di Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) baru saja melaunching…

Ribuan Peserta Ramaikan Turnamen Domino HGI di Surabaya, Bukti Olahraga Pikiran Kian Diminati

Ribuan Peserta Ramaikan Turnamen Domino HGI di Surabaya, Bukti Olahraga Pikiran Kian Diminati

Rabu, 22 Apr 2026 19:54 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 19:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen domino berskala nasional yang digelar Higgs Games Island (HGI) di Grand City Mall Surabaya pada 18–19 April 2026 berlangsung s…

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…