Sule Dibuang, Chelsea Menampung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bek Bayern Niklas Süle pada musim 2021/2022 disinyalir akan dilepas Chelsea. SP/Getty Images
Bek Bayern Niklas Süle pada musim 2021/2022 disinyalir akan dilepas Chelsea. SP/Getty Images

i

SURABAYAPAGI.COM, Munchen - Pelatih Bayern Munchen, Julian Nagelsmann, memberi sinyal bahwa klub akan melepas Niklas Sule. Hal ini membuat Chelsea tersenyum lebar. 

Julian Nagelsmann menyatakan bahwa klub berusaha transparan terkait situasi transfer di klub. 

Ia lantas memberi sinyal bahwa Niklas Sule bisa segera meninggalkan Munchen, mengingat kontraknya habis pada musim depan, sementara penampilannya tak lagi memuaskan tim. 

"Saya pikir menjadi transparan terkait para pemain adalah hal yang penting," ujar Julian Nagelsmann, seperti dikutip dari Triball Football, Kamis (15/7/2021). 

"Para pemain juga perlu memahami fokus dan perspektif klub mengenai situasi kontrak."

"Kontrak Niki (Niklas Sule) akan berakhir tahun depan dan musim terakhirnya tak terlalu menyenangkan. Namun, dia juga memiliki kemampuan apik sebagai bek tengah kelas dunia. Itu harus dicatat!" ungkapnya. 

Sebagaimana diketahui, Niklas Sule bergabung dengan Bayern Munchen dari Hoffenheim dengan ekspektasi besar pada 2017. Sayang, ia hanya membikin raksasa Jerman kesal.

Sule sendiri telah memainkan 20 laga Bundesliga bersama Bayern pada musim 2020/21. Parahnya, ia hanya enam kali menjadi starter. 

Sebaliknya, klub besar Liga Inggris, Chelsea, justru dirumorkan meminati jasa Niklas Sule. The Blues bisa menjadikan pemain berusia 25 tahun itu sebagai penambal Thiago Silva yang kian menua. 

Skuat Thomas Tuchel jelas membutuhkan bek tengah anyar di lini pertahanan mereka. Niklas Sule digadang-ganda bisa menjadi sosok ideal yang bisa berkontribusi di masa depan Chelsea. ids/er

 

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…