Terapi Oksigen Hiperbarik Bagi Pengobatan Pasien Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seseorang yang sedang melakukan terapi oksigen hiperbarik bagi pasien Covid-19. SP/ SBY
Seseorang yang sedang melakukan terapi oksigen hiperbarik bagi pasien Covid-19. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terapi oksigen hiperbarik merupakan salah satu metode pengobatan di dunia kedokteran dengan menggunakan oksigen murni. Proses penggunaan oksigen murni itu dilakukan di dalam ruangan khusus bertekanan udara tinggi.

Dikatakan oleh dr. Reza Fahlevi, ada dua jenis ruangan atau tabung untuk terapi ini, yaitu ruangan yang hanya ditempati oleh satu pasien dan ruangan yang bisa ditempati beberapa pasien sekaligus.

“Terapi oksigen hiperbarik memanfaatkan darah untuk mengantarkan oksigen dengan konsentrasi tinggi jaringan tubuh. Durasi terapi biasanya berlangsung selama 90-120 menit,” jelasnya.

Selain itu, menurut Dr. dr Mendy Habitie Oley SpBP-RE dari Siloam Hospitals Manado bahwa terapi ini kerap digunakan mengobati penyakit dekompresi, infeksi kronis, diabetes, luka bakar, penyakit pendengaran hingga kanker. Tak hanya itu, terapi oksigen hiperbarik saat ini dinilai memiliki manfaat bagi penyembuhan pasien Covid-19.

"Prinsip terapi pengobatan adalah membantu kinerja organ tubuh guna memperbaiki jaringan yang rusak dengan meningkatkan kapasitas aliran oksigen murni ke jaringan tubuh," ujarnya, Minggu (18/7/2021).

Cara kerja terapi ini yakni pemberian instalasi oksigen dengan konsentrasi 100 persen pada tekanan lebih dari 1 atmosfer absolut (1.5-3.0 ATA). Terapi yang dilakukan pada pasien Covid-19 mampu menghasilkan beberapa hal.

Seperti peningkatan oksigenasi jaringan, anti inflamasi, modulasi sel induk, efek anti platelet/anti trombotik, dan penurunan jumlah virus akibat ROS. Selama terapi tersebut, yang dipantau adalah EKG, Okumetriz, temperatur, tekanan darah, POZ, tekanan Cuff ETT dan tentunya AED dan paddle atau efek terbakar.

Sementara, adanya efek samping harus diperhatikan dalam tata kelolanya. Yaitu Pulmonar (iritasi takeobronkial), Neurologis (gangguan visual, telinga berdenging, pusing, disorientasi, kejang, hingga menjaga agar pasien tidak mengalami penurunan kesadaran.

Terapi Oksigen Hiperbarik sebaiknya diberikan dengan pemberian jeda respirasi udara normal, durasi terapi kurang dari dua jam setiap kalinya, serta pemberian tekanan di bawah ambang batas Toksisitas Neural. Dsy9

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …