Resign dari Kerja Kantoran, Kini Bisnis Dekorasi Rumah Kekinian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Herlina P. Dewi dengan pemilik bisnis Stilleto Book. SP/ SBY
Herlina P. Dewi dengan pemilik bisnis Stilleto Book. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tekad Herlina P. Dewi untuk membuka bisnis ini datang 7 tahun lalu, apalagi bisnis tersebut dilakukan secara online. Herlina sadar jika ia tidak akan terus-terusan bekerja sebagai pekerja kantoran.

Herlina akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja dan menjalani hobinya yaitu menulis. Tulisan-tulisan seputar pengelolaan keuangan yang kebetulan merupakan bidang yang ia tekuni kemudian diterbitkan melalui Stiletto Book, penerbitan independen garapan Herlina sendiri.

Sejak itu, banyak penulis yang menghubungi dia, ingin karya-karyanya juga diterbitkan. Pemasaran buku-buku terbitan Stilleto Book dilakukan melalui media dalam jaringan, mulai dari aplikasi chatting, forum online, media sosial hingga membuka toko online di marketplace.

Sedangkan menyiasati kondisi perekonomiannya yang merosot tersebut, Herlina melakukan ekspansi bisnis ke produk dekorasi rumah bertemakan buku, misalnya sarung bantal sofa bertuliskan Keep Calm & Read Books dengan modal kurang dari Rp 1 juta. Rupanya produk ini mendapatkan respon yang sangat positif. Permintaan semakin banyak berdatangan.

Herlina juga memiliki hobi mendesain, menjahit, hingga merajut kemudian melakukan banyak eksplorasi dari sisi ragam produk maupun desain. Saat ini, Stilleto Book yang awalnya menerbitkan dan menjual buku saja, menjelma menjadi sebuah toko online yang menawarkan puluhan jenis produk dekorasi rumah dengan ribuan desain menarik.

Perempuan kelahiran Wonosobo ini merasa sangat bersyukur dengan perkembangan bisnisnya. Tidak hanya memiliki waktu berkualitas dengan keluarga, Herlina kini juga mampu memberdayakan 35 warga di sekitar rumahnya sebagai karyawan.

“Semua yang membantu saya di sini, mulai dari penjahit, tukang kayu, desainer, admin dan sebagainya, adalah tetangga-tetangga di sekitar rumah kami. Saya ingin memberdayakan yang terdekat terlebih dahulu,” katanya.

Omzet Stiletto kini mencapai Rp 300 juta per bulan, bahkan bisa lebih besar pada momen-momen tertentu, seperti Ramadhan atau menjelang Hari Raya. Selain toko online, ia juga berhasil membuka toko offline di Maguwoharjo, Yogyakarta, ruang workshop khusus bagi para perajin untuk melakukan proses produksi, hingga kantor yang layak bagi para editor buku maupun desainer produk dekorasi rumah. Harapan sederhana Herlina di awal membangun bisnis pun terwujud. Dsy9

Berita Terbaru

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Bima - Sebagai upaya mendukung program prioritas nasional terkait percepatan penurunan angka stunting, Balai Pengawas Obat dan Makanan…

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…