Isoman Dilakukan Terpusat, Beras dan Vitamin Terus Didistribusikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati menyerahkan bantuan beras ke anggota Komaril untuk dibagikan ke masyarakat. SP/ Muhajirin
Bupati menyerahkan bantuan beras ke anggota Komaril untuk dibagikan ke masyarakat. SP/ Muhajirin

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Upaya untuk memangkas penyebaran covid-19 di Lamongan terus dilakukan, salah satunya segera mewujudkan isolasi mandiri (Isoman) terpusat, di lain pihak bantuan untuk masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terus didistribusikan.

Kepastian isoman akan dipusatkan baik di level Desa, Kecamatan maupun Kabupaten tersebut, disampaikan oleh bupati Yuhronur Efendi, saat memberangkatkan apel pagi pemberangkatan distribusi bantuan terhadap masyarakat terdampak PPKM, di Makodim 0812 Lamongan, Kamis (23/7/2021)

Disebutkan oleh bupati, dengan adanya isoman terpusat yang segera diterapkan ini, diharapkan para isoman ini bisa terpantau, dan pemerintah bisa melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan pengobatan, dan bantuan lainnya. 

Ia meminta jajarannya dibawah, sebagai pemimpin di lapangan harus peduli, dan cari informasi terhadap apa yang terjadi di masyarakatnya. "Sesuai instruksi bapak presiden pemerintah harus hadir, jangan sampai masyarakat tidak tahu informasi di lapangan, lindungi masyarakat, dan ajak masyarakat untuk taat prokes,"pintanya.

Hal yang sama disampaikan oleh Dandim 0812 Letkol Inf. Sidik Wiyono menyampaikan ada pola baru dalam penanganan covid-19, salah satunya mensentralkan bagi masyarakat yang tengah isoman. 

"Masing-masing di daerah harus menyiapkan isolasi terpusat di Desa, kalau tidak mampu baru di Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi," terangnya.

Isoman terpusat tersebut tambah Dandim, dilakukan karena dari hasil penanganan selama ini khusus yang melaksanakan isoman tanpa terawasi, setelah sakitnya parah baru ke Rumah Sakit. "Selama ini pengawasan isoman di rumahnya sendiri-sendiri kurang, karena memang tidak ada laporan, baru sakit nya parah melapor ke satgas dan baru di bawah ke rumah sakit," terangnya.

Kalau nanti isoman nya terpusat kata Dandim, tentu nanti mudah untuk pengawasan dan itu bagian dari upaya untuk meminimalisir terjadinya penyebaran covid-19. "Saya berpesan semua jajaran dibawah jaga kesehatan kita dan masyarakat kita, bantuan ini harus tepat sasaran," ujarnya.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana, menggaris bawahi pentingnya menyiapkan isolasi terpusat, agar negara bisa melakukan pengawasan, distribusi pemberian obat tepat sasaran. Karena selama ini soman sulit pengawasan, dan itu menjadi salah satu penyebab covid-19 meningkat.

Ia juga berpesan kepada prajurit TNI Polri, dan Pemkab yang terus berkolaborasi dalam upaya melakukan pemangkasan penyebaran covid, untuk tidak ego dengan dirinya sendiri. "Terkait bantuan beras dan obat jangan sampai ada yang mengambil, ini ladang ibadah untuk kita semua, ini tanggung jawab kita semua, jangan sampai kita berlebihan, kalau tetangga kurang maka kita harus sisihkan," terangnya.

Sementara itu, bantuan beras yang didistribusikan ini sejumlah 50 ton, dengan sasaran yang terdampak PPKM, dan lebih-lebih untuk masyarakat yang selama ini tidak terdaftar di PKH maupun BPNT. jir

Berita Terbaru

Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Operasional Lewat Sidak Malam

Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Operasional Lewat Sidak Malam

Senin, 12 Okt 2026 16:01 WIB

Senin, 12 Okt 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperketat pengawasan operasional dan menegaskan komitmennya,…

Kantor Imigrasi Blitar Permudah Pengurusan Paspor melayani Masyarakat Lewat PASPORIA di CFD

Kantor Imigrasi Blitar Permudah Pengurusan Paspor melayani Masyarakat Lewat PASPORIA di CFD

Senin, 12 Okt 2026 15:59 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menghadirkan layanan PASPORIA (Paspor Ceria) di kawasan Car Free Day (CFD) Tulungagung, pada…

Peringati HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Mojokerto Perkuat Semangat Pembangunan Berkelanjutan

Peringati HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Mojokerto Perkuat Semangat Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 12 Okt 2026 15:49 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Lapangan Sasana Praja Abhipraya B…

Lewat Agregator COOSAE, Pemkot Batu Perkuat Akses Pasar Petani Lebih Luas

Lewat Agregator COOSAE, Pemkot Batu Perkuat Akses Pasar Petani Lebih Luas

Senin, 12 Okt 2026 15:47 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menghubungkan pasokan hasil panen petani dengan pasar modern secara berkelanjutan, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus…

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini jagad maya dihebohkan dengan unggahan video yang menampilkan pemuda menempelkan alat vitalnya ke kitab suci…

Niat Baik Serahkan Agunan Berujung "Bencana" SLIK OJK, Bank BUMN Digugat di PN Sidoarjo

Niat Baik Serahkan Agunan Berujung "Bencana" SLIK OJK, Bank BUMN Digugat di PN Sidoarjo

Senin, 12 Okt 2026 15:03 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:03 WIB

​SURABAYA PAGI, ​Sidoarjo — Pengalaman pahit harus dialami oleh Agus Jayadi yang akrab disapa Agus Galembo, seorang pengusaha ayam hidup (broker LB) asal Si…