Warga Kalijudan Ikut Tolak Wacana Pemkot Jadikan Gedung Sekolah Tempat Isolasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mediasi yang dihadiri oleh belasan warga beserta ketua LPMK, Lurah, dan Babinsa di Kantor Kelurahan Kalijudan, Minggu (25/07/2021). SP/ANGGADIA MUHAMMAD
Mediasi yang dihadiri oleh belasan warga beserta ketua LPMK, Lurah, dan Babinsa di Kantor Kelurahan Kalijudan, Minggu (25/07/2021). SP/ANGGADIA MUHAMMAD

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Wacana pemkot untuk menjadikan gedung sekolah sebagai tempat isolasi kembali mendapatkan Gelombang penolakan. Sebelumnya, beberapa di beberapa wilayah kelurahan seperti di Barata Jaya, Gubeng, dan Sambikerep menolak. Kali ini, warga kelurahan Kalijudan menolak penggunaan SDN Kalijudan I sebagai tempat isolasi. 

Warga Kelurahan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo pun datang ke Kantor Kelurahan Kalijudan pada Minggu (25/7). Belasan warga itu melakukan mediasi dengan Lurah Kalijudan, LPMK dan Babinsa setempat. 

Sandra, salah satu warga mengaku baru dapat info pada hari Jumat. Sementara tidak ada perangkat desa yang memberi tahu sehingga informasi yang diterima menjadi simpang siur. 

"Saya loh setahun nggak keluar rumah. Ini malah seenaknya sendiri didekatkan sama Covid-19. Nggak mungkin seminggu dua Minggu ini ditempatkannya. Anak SD belum vaksin," jelasnya. 

Kondisi itu bahkan sudah berpengaruh pada pekerjaannya. Atasannya meminta Sandra untuk berhenti sementara karena lokasi rumahnya dekat dengan tempat isolasi. 

Perempuan yang tinggal di Kalijudan Taruna I ini menyesalkan kurangnya sosialisasi pada warga. Sehingga, mayoritas warga masih khawatir.

 "Di sisi lain, Lokasi SDN Kalijudan sangat dekat dengan pemukiman warga. Kami juga memikirkan Dampak kesehatan siswa SDN Kalijudan yang nantinya akan belajar di gedung tersebut," jelas dia. 

Sama halnya dengan Sandra, Suhariyono menyesalkan tidak adanya sosialisasi. Ia mengaku tidak mendapatkan informasi. 

"Saya bahkan tahu dari penjual jajanan di depan sekolah yang diminta pergi dari sekolah karena mau dijadikan rumah sehat. Beliau cerita ke saya kemarin," jelasnya.

Meski demikian, Ia mengaku mendukung program Rumah Sehat. Hanya saja, Ia menyarankan Pemerintah untuk tidak menggunakan gedung sekolah. 

"Masukan dari kami di antaranya adalah menggunakan gedung pemerintahan Kota Surabaya, dan Pemerintahan Kota Surabaya sebaiknya juga dapat bekerjasama dengan instansi lainnya. Seperti Barak Kodim, Gedung serbaguna milik AU Kenjeran. Sehingga tidak beresiko bagi masyarakat dan anak sekolah " ujar dia. 

Menjawab keluh kesah warganya, Lurah Kalijudan, Yongki Kuspriyanto Wibowo berjanji akan mendatangkan Dinas Lingkungan Hidup dan DKRTH untuk menjawab persoalan AMDAL. 

"Rencananya, hari Senin besok langsung ketemu DLH dan DKRTH," jawabnya. 

Ia mengaku memahami keluhan warga. Per Minggu (25/7), tidak ada warga yang positif Covid-19 dan tidak melakukan isoman. Di SDN Kalijudan I sendiri, terdapat 4 ruangan yang disiapkan. 

"Kira-kira ada 32 warga yang bisa ditampung. 1 ruangan ada 8 bed," bebernya. 

Dia memastikan Tempat isolasi untuk yang sudah menunggu tes swab antigen. Kalau di rumah sehat ini, untuk yang antigennya masih positif sambil menunggu PCR.

"Jadi saat PCR positif, langsung dibawa ke rumah sakit. Ini bukan rumah sakit," tandasnya.ang

Berita Terbaru

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jombang dalam beberapa pekan terakhir, memicu kenaikan sejumlah komoditas harga cabai…

RDP dengan DPRD Kota Mojokerto, PKL Benpas Minta Lahan Pemkot untuk Sentra Dagang

RDP dengan DPRD Kota Mojokerto, PKL Benpas Minta Lahan Pemkot untuk Sentra Dagang

Rabu, 23 Sep 2026 14:23 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Paguyuban Pedagang Benpas Sore meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memfasilitasi lahan di sisi selatan kawasan Benteng…

Bimtek OSS RBA, Wali Kota Mojokerto Tekankan Kemudahan Perizinan dan Kewajiban Pelaku Usaha

Bimtek OSS RBA, Wali Kota Mojokerto Tekankan Kemudahan Perizinan dan Kewajiban Pelaku Usaha

Rabu, 23 Sep 2026 13:47 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat pemahaman pelaku usaha terhadap sistem perizinan berbasis Online Single Submission Risk …