Pasar Tak Jelas Minta Ditutup, Inilah Komentar Lurah Bangselok Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor pelayanan Kelurahan Bangselok Sumenep, terlihat sepi, pada masa PPKM di Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Kantor pelayanan Kelurahan Bangselok Sumenep, terlihat sepi, pada masa PPKM di Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Setelah terhembus desakan warga akan menutup pasar di Jalan Manikam kelurahan Bangselok Sumenep, akhirnya Lurah Bangselok angkat bicara

Lurah Bangselok Fajar Hidayat mengakui keberadaan pasar di Jalan Manikam tersebut belum jelas statusnya. “Pihak kami pada tahun 2019 lalu sempat berkirim surat kepada pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, namun suratnya sampai saat ini belum ada keputusan,” katanya Surabaya Pagi, Senin (26/07).

Menurut Fajar sapaan akrabnya, sejak surat dikirim pada tahun 2019 pada waktu kepala disperindag itu Plt-nya pak Dihyah Suyuti (alm) terus setelah itu hampir pilkada mungkin pemerintah lebih fokus kepada pekerjaannya saat itu, hingga surat saya di cancel terus sampai saat ini.

"Bahkan, saya sudah menyerahkan pengelolaan pasar di Jalan Manikam itu kepada pemerintah, biar dikelola pemerintah saja, jadi kelurahan lebih fokus kepada pengelolaan infrastruktur yang ada di kelurahan" jelasnya.

Jadi sambungnya, jika pasar di jalan Manikam tersebut, dikelola oleh Disperindag mungkin sudah menjadi wewenang pemerintah karena berada di jantung kota. “Makanya saya sudah menyerahkan pasar tersebut dan saya menunggu keputusan pemerintah daerah” kilahnya.

“Kalau ditemukan para pedagang diambil retribusi pasar kita mau tahu, dari mana, masalahnya kantor kelurahan tidak pernah mengeluarkan retribusi pasar tersebut sekalipun itu berada di Kelurahan Bangselok, “pungkasnya.

Sementara Kepala Pasar (Kabid) Disperindag Kabupaten Sumenep, Erdiansyah mengatakan, kalau pasar di Jalan Manikam itu bukan termasuk binaan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

"Pasar tersebut, tidak termasuk binaan pemerintah daerah, bisa jadi dikelola oleh desa atau swasta" ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Indonesia La Nyalla Center (ILC)   Sumenep, RB. Faisol Sadamih mengatakan, simpang siur pengelolaan pasar di Jalan Manikam tersebut menjadi atensi besar pemerintah daerah untuk meluruskannya.

"Sudah menjadi tanggungjawab pemerintah daerah untuk memperjelas pengelolaan pasar rakyat yang dibina oleh Disperindag atau pasar rakyat yang di bangun di desa milik pemerintahan desa, hal ini harus jelas legalitasnya,” katanya kepada Surabaya Pagi, Senin (26/07).

Menurut Faisal,  jika pasar diberikan kepada pemerintah desa, pemerintah daerah tidak boleh ikut campur, jadi sepenuhnya milik desa. “ Makanya warga mendesak agar pengelolaan pasar tersebut diperjelas legalitasnya, termasuk papan nama pasar,” pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Angkat Ikon Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Gelar Kejuaraan Pencak Silat 2026

Angkat Ikon Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Gelar Kejuaraan Pencak Silat 2026

Rabu, 04 Nov 2026 14:18 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendongkrak ikon daerah sebagai Kampung Pesilat Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar Kejuaraan…

BPS Catat Angka Kemiskinan 2026 di Banyuwangi Turun Jadi 5,6 Persen

BPS Catat Angka Kemiskinan 2026 di Banyuwangi Turun Jadi 5,6 Persen

Rabu, 04 Nov 2026 14:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berkat berbagai program pengentasan kemiskinan yang dijalankan, seperti Banyuwangi Berbagi dan Rantang Kasih, Badan Pusat…

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi sehat dan layak kepada siswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Hingga September 2026, inflasi year on year (yoy) di Kota Madiun tercatat mencapai 3,66 persen sehingga fenomena kenaikan inflasi…

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hingga September 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat sebanyak 19.030 warga Magetan, terdeteksi mengidap hipertensi atau…

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang…