Jadi Korban Pembacokan, Makelar Tanah Tewas Setelah Ditolak 6 RS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Purnomo (45) seorang makelar tanah di Malang tewas dengan tubuh penuh luka. Hingga kini polisi belum mengetahui pelaku pembunuhan warga Desa Gunungronggo, Kabupaten Malang itu.

Jenazah korban tengah dilakukan autopsi di Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RS dr Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Hartanto (50), kerabat korban saat ditemui di IKF RSSA menceritakan malam kemarin sekitar pukul 23.00 WIB, terdengar suara ketukan di balik pintu rumahnya. Saat dibuka, Hartanto melihat korban sudah dalam kondisi bersimbah darah dan meminta pertolongan.

Hartanto kemudian panik, kondisi korban kemudian disampaikan kepada kerabat lain. Akhirnya korban dibawa dengan pikap untuk mencari rumah sakit.

Nahas, hampir dua jam berkeliling. Tak satupun rumah sakit bisa menerima, karena kondisi penuh.

"Keliling kami, cari rumah sakit. Hampir enam rumah sakit, semuanya penuh. Baru akhirnya ke RSSA jam 1 malam," kata Hartanto ditemui di RSSA, Senin (26/7/2021).

Menurut Hartanto, tak lama setelah korban dibawa ke IGD RSSA, dirinya mendapatkan kabar bahwa korban telah tewas. Ada sejumlah luka di bagian tubuh korban, yakni di perut, punggung, serta tangan.

"Baru 10 menit masuk IGD, korban meninggal. Luka parah di punggung dan perut," tuturnya.

Sampai kini, Hartanto bersama keluarga besar tak mengetahui siapa pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban tewas. Lokasi penganiayaan yang berujung pembunuhan sendiri terjadi di jalan Desa Sumbersekar, Tajinan yang hanya berjarak kurang dari 20 meter dari kediaman Hartanto.

"TKP-nya dekat rumah, itu jalan kampung. Tapi kejadiannya tidak ada yang tahu," beber Hartanto.

Ketika dalam perjalanan mencari rumah sakit, kata Hartanto, korban hanya menjawab jika pelaku tak diketahui karena wajahnya tertutup.

"Kami sempat tanya siapa pelakunya, jawabnya tidak tahu. Sepeda motor korban juga masih ada di TKP. Korban jalan kaki ke rumah saya, karena lokasi dekat," tegas Hartanto.

Sehari-harinya, korban bekerja sebagai makelar tanah. Korban meninggalkan istri dan satu anak.

"Kerjanya makelaran tanah, anaknya satu," pungkas Hartanto.

Polisi sendiri masih menyelidiki kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas. Tim Inafis Satreskrim Polres Malang terlihat mendatangi IKF RSSA untuk melakukan penyelidikan.

 

 

Berita Terbaru

Peringati Hari Olahraga Nasional, First Line Dance Surabaya Gelar Kompetisi dari Berbagai Daerah

Peringati Hari Olahraga Nasional, First Line Dance Surabaya Gelar Kompetisi dari Berbagai Daerah

Selasa, 06 Okt 2026 10:35 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - First Line Dance Surabaya kembali menggelar kompetisi Line dance yang diadakan pada 27 september 2026 dan dihadiri banyak peserta …

HUT ke-81 TNI, Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas Pembangunan

HUT ke-81 TNI, Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas Pembangunan

Selasa, 06 Okt 2026 09:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 09:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan menjadi momentum penguat sinergi antara…

Kedelai Impor AS, Lebih Baik dari China

Kedelai Impor AS, Lebih Baik dari China

Selasa, 06 Okt 2026 07:47 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga kedelai sepenuhnya hasil impor terus meroket hingga menyentuh kisaran Rp 11.300-11.500 per kilogram. Sebelumnya harga normal di bawah…

Dua Perusahaan Gadai, Naik Status Nasional

Dua Perusahaan Gadai, Naik Status Nasional

Selasa, 06 Okt 2026 07:45 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:45 WIB

SURABAYAPAGI.com - Sebanyak dua entitas yang dimaksud adalah PT Gadai Mulia Sejahtera dan PT Solusi Gadai Pintar,menjadi skala nasional kepada dua perusahaan…

MITCHELL BAKER, BERINSTING GOL,TOP SKOR FIFA ASEAN

MITCHELL BAKER, BERINSTING GOL,TOP SKOR FIFA ASEAN

Selasa, 06 Okt 2026 07:41 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mitchell Baker memimpin daftar top skor FIFA ASEAN Cup 2026 menjelang final. Penyerang Timnas Indonesia itu telah mengoleksi lima…

Seragam PDU TNI Mirip Seragam Tentara Korea Utara

Seragam PDU TNI Mirip Seragam Tentara Korea Utara

Selasa, 06 Okt 2026 07:38 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut PDU baru TNI terinspirasi dari beskap. Seragam itu dipakai oleh perwakilan tiga…