Eksis Tekuni Kerajinan Anting Kerang hingga Luar Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H Madhana saat membuat kerajinan kerrang di rumahnya. SP/ SMP
H Madhana saat membuat kerajinan kerrang di rumahnya. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - H Madhana yang sudah menekuni hampir 31 tahun dibidang kerajinan anting unik dari bahan kerang Pulau Ra,'as, Kabupaten Sumenep dari resin ini banyak diminati oleh pelanggan luar negeri.

"Saya sudah 31 tahun menjadi kerajinan anting, kalung dan gelang ini. Iya awalnya coba-coba ternyata banyak yang suka," ucapnya.

H Madhana membuat kerajinan anting dari berbagai jenis kerang, diantaranya, jenis kerang sempeng, koral, kerang kulit mutiara, bikong. Sementara bahan yang digunakan berasal dari Lombok dan Kalimantan.

Untuk proses membuat antingnya yang keren tersebut. Awalnya, kerang dikupas menggunakan mesin dinamo hingga kulit kerang halus. Selanjutnya, ditandai bentuk dengan menggunakan spidol, lalu dipotong sesuai bentuk.

Setelah proses tersebut selesai, kemudian kerang-kerang tersebut dicetak dengan dicampur bahan resin, lalu dijemur sampai kering. Setelah kering kemudian diampelas sampai halus dan diservis sampai mengkilat. Kemudian, dilubangi menggunakan mesin bor dan diberi gantungan anting.

"Sebagian ada juga yang polosan dari bahan kerang saja. Tapi ada juga yang dikasih bahan resin biar lebih bagus," ujar Madhana.

Dalam sehari, Madhana bisa membuat 200 pasang anting dari berbagai model sesuai pesanan pelanggan. Untuk kisaran harga antingnya tergantung modelnya. Dia mematok dari harga Rp 3.500 sampai Rp 5000.

"Untuk pesanan ada dari beberapa Art Shop di sini. Tapi ada juga yang diekspor oleh mereka (Pelanggan), ke Jerman, Australia, Argentina dan Jepang. Kalau saya kan cuma buat," ujarnya.

Untuk bulan ini, dia mengaku mendapat orderan dari pelanggan Art Shopnya sebanyak 5.000 kerajinan, mulai dari anting, gelang sampai kalung yang akan diekspor ke negara Jerman.

"Kalau pendapatan sebulan kadang bisa dapat Rp 5 juta, atau Rp 3 juta. Iya cukuplah buat kehidupan sehari-hari buat makan anak dan istri," ungkapnya.

Madhana juga mengatakan, untuk kerajinan buatannya sudah mulai ramai orderan sejak tiga bulan yang lalu. Namun, di bulan-bulan sebelumnya orderannya sempat sepi.

"Alhamdulillah untuk saat sekarang mencukupi. Tiga bulan ini sudah sangat mencukupi. Harapannya semoga terus orderan lancar, biar enggak mandek-mandek lagi," tuturnya. Dsy14

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …