Banting Setir Bisnis Kripik Singkong yang Tembus Pasar Global

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ade Soelistyowati (tengah) dengan usaha keripik Krispy Yammy Babeh. SP/ SKB
Ade Soelistyowati (tengah) dengan usaha keripik Krispy Yammy Babeh. SP/ SKB

i

SURABAYAPAGI.com, Sukabumi- Ade Soelistyowati yang merupakan mantan dosen akuntansi di salah satu universitas swasta di Jakarta, kini “banting setir” berjualan keripik singkong di daerah Sukabumi. Wanita yang akrab disapa Elis ini mengaku menekuni dunia usaha karena suaminya pernah bangkrut dalam menjalani bisnis properti.

Bisnis kripik singkong Bunda Elis sudah dijual ke penjuru Indonesia serta negara-negara lain seperti Korea Selatan, Australia, Kanada, Amerika Serikat, hingga Republik Dominika.

Bahkan, Bunda Elis memenangkan beberapa penghargaan dalam negeri, seperti Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) 2018-2019 kategori kuliner dan juara II Wirausaha Muda Pemula (WMP) 2019 kategori kuliner dari Kemenpora.

Dalam membangun bisnis bertajuk kripik singkong Krispy Yummy Babeh, Bunda Elis menemukan banyak rintangan, mulai dari terlilit utang hingga menderita sakit parah.

Bunda Elis memulai usaha keripik singkong Krispy Yummy Babeh pada tahun 2016 ketika bisnis suaminya bangkrut hingga menyebabkan mereka terlilit utang.

Walau hanya tersisa uang sebesar Rp50.000, mereka menolak untuk menyerah, sebaliknya mereka memutuskan untuk membuat keripik singkong dan dijual di toserba terdekat, di SMP putranya, dan melalui WhatsApp pribadi Bunda Elis.

Tak lama kemudian, usahanya terus berkembang dan ia mulai bergabung dengan beberapa asosiasi UMKM, seperti UKM Indonesia, yang mendatangkan kesempatan berpromosi ke khalayak yang lebih luas.

“Saya mulai menerima pesanan dalam jumlah besar dari luar negeri. Dari situ, saya jadi bisa membeli singkong dari 40 petani lokal di daerah saya, serta mempekerjakan 30 ibu rumah tangga dan 10 siswa sekolah kejuruan di desa saya untuk membantu saya memproduksi keripik singkong," sambungnya.

Ia mulai menjual secara grosir ke 33 pengecer dan enam distributor di penjuru Indonesia serta negara-negara lain seperti Korea Selatan, Australia, Kanada, Amerika Serikat, hingga Republik Dominika.

Seperti yang sudah disinggung di atas, usahanya bahkan membawa Bunda Elis memenangkan beberapa penghargaan dalam negeri, seperti Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) 2018-2019 kategori kuliner dan juara II Wirausaha Muda Pemula (WMP) 2019 kategori kuliner dari Kemenpora. Dsy4

 

 

Berita Terbaru

Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Madiun Gunakan Cor Beton Imbas Kelangkaan Aspal Nasional

Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Madiun Gunakan Cor Beton Imbas Kelangkaan Aspal Nasional

Kamis, 18 Jun 2026 11:49 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti perbaikan jalan rusak yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai…

Tingkatkan Minat Baca, Pemkab Magetan Dukung Implementasi Perpustakaan Digital

Tingkatkan Minat Baca, Pemkab Magetan Dukung Implementasi Perpustakaan Digital

Kamis, 18 Jun 2026 11:32 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mewujudkan sarana memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…

Tradisi Larung Sembonyo, Warga Trenggalek Antusias Rebutan Tumpeng Durian

Tradisi Larung Sembonyo, Warga Trenggalek Antusias Rebutan Tumpeng Durian

Kamis, 18 Jun 2026 11:29 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyambut Tahun Baru Islam, masyarakat dan layanan yang beroperasi di Pantai Cengkrong Trenggalek mengggelar upacara adat labuh…

Alami Gangguan Jiwa, 3 ASN di Pemkab Sidoarjo Terancam Pensiun Dini

Alami Gangguan Jiwa, 3 ASN di Pemkab Sidoarjo Terancam Pensiun Dini

Kamis, 18 Jun 2026 11:09 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti sebanyak tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tercatat mengalami gangguan…

Hingga Mei 2026, Bulog Tulungagung Serap 57 Ribu Ton Gabah Petani

Hingga Mei 2026, Bulog Tulungagung Serap 57 Ribu Ton Gabah Petani

Kamis, 18 Jun 2026 10:54 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama kurun Januari-Mei 2026, Perum Bulog Cabang Tulungagung, Jawa Timur telah menyerap gabah petani sebanyak 57 ribu ton atau…

Pasuruan Gelar Tahlilan di Jalan, Wujud Simpati Banyak Kecelakaan di JLS

Pasuruan Gelar Tahlilan di Jalan, Wujud Simpati Banyak Kecelakaan di JLS

Kamis, 18 Jun 2026 10:26 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai wujud simpati atas banyaknya kecelakaan yang merenggut nyawa di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Kota Pasuruan, sejumlah warga…