PPKM Turunkan Angka Kecelakaan Hingga 50 Persen di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kecelakaan maut di Lamongan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kecelakaan maut di Lamongan yang terjadi beberapa waktu lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Penerapan PPKM darurat yang diperpanjang lalu berganti PPKM level 4 berhasil menekan mobilitas masyarakat. Tak pelak, dengan rendahnya mobilitas masyarakat, tingkat kecelakaan lalu linyas juga menuru.

Hal itu dibenarkan Kanit laka Polres Lamongan Iptu Purnomo. Ia menyebut setelah adanya pembatasan berkala atau adanya PPKM Darurat, angka kecelakaan di Lamongan menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Penurunan kali ini, tentunya ada PPKM Darurat hingga pembatasan bagi beberapa warga yang melintas ke luar kota sehingga sangat minim sekali, adanya kendaraan luar kota yang melintas terutama mobil dan sepeda motor,” ujarnya, Kamis (29/7).

Disebutkan, data yang ada di Satlantas Lamongan menunjukkan pada bulan Juli 2021 ini ada sebanyak 49 kejadian kecelakaan lalu lintas.

Dari 49 kejadian ini, 13 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka ringan. 

Pada bulan sebelumnya yaitu Juni, terang Purnomo, ada sebanyak 79 kejadian laka lantas.

"Di bulan Juni itu ada 79 kejadian laka lantas dengan rincian 15 orang meningal dunia dan 98 orang mengalami luka ringan," ungkapnya.

Selain karena adanya penyekatan kendaraan yang melintas selama PPKM, lanjut Purnomo, penyebab menurunnya angka kecelakaan lainnya adalah Pandemi Covid-19 sehingga banyak warga telah membatasi diri untuk tidak keluar rumah atau berpergian jauh jika tidak urgen.

Purnomo berharap, penurunan angka kecelakaan akan terus terjadi "Semoga saja terus mengalami penurunan bahkan ketika nanti tidak ada penyekatan atau yang lainnya," katanya.

Purnomo juga berharap agar semua pengguna kendaraan untuk selalu dan tetap berhati-hati agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. 

Faktor terbanyak penyebab kecelakaan lalulintas adalah kelalaian pengemudi yang salah satunya adalah kondisi mengantuk namun dipaksa untuk tetap mengemudikan kendaraan.

Kalaupun sudah terasa mengantuk, tentunya jangan sampai dikuatkan untuk mengemudi, silahkan menepi terlebih dahulu agar tidak mencelakakan orang lain atau diri sendiri.

"Kalau ngantuk jangan mengemudi, kalau mengemudi jangan ngantuk," pungkasnya.

Berita Terbaru

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terseret kasus manipulasi ekspor…