SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dua hari pasca kejadian pembakaran rumah yang ada di Desa Tlogosadang Kecamatan Paciran, Polres Lamongan masih memburu pelaku dan otak perusakan dan pembakaran rumah yang diketahui milik terduga tersangka pembacokan Sf (45).
Satreskrim Polres Lamongan terus melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap dalang di balik peristiwa mencekam yang terjadi pada Sabtu (28/3/2026) dini hari tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun rumah dan kendaraan yang di bakar merupakan milik dari Sf (45) yang terduga pelaku pembacokan di wilayah Desa Campurejo Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik yang terjadi pada hari jumat (27/2/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.
Meski kejadian perusakan rumah dan pembakaran kendaraan bermotor berlangsung pada Sabtu,(28//2/2026) dini hari, pihak keluarga pemilik rumah baru secara resmi melaporkan insiden tersebut ke Mapolres Lamongan pada Minggu (1/3/2026).
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban dan saat ini sedang melakukan pendalaman.
"Terkait peristiwa yang terjadi di Tlogosadang, Paciran, saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami telah melakukan konfirmasi kepada Satreskrim dan pihak terkait untuk mengumpulkan bukti - bukti di lapangan," ujar Ipda M. Hamzaid saat memberikan keterangan di hadapan media, Senin (2/3/2026).
Ia menambahkan bahwa fokus utama kepolisian saat ini adalah mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi anarkis tersebut.
"Informasi dari penyidik yang kami terima, laporan sudah masuk dan sudah kami terima. Saat ini yang bisa kami sampaikan adalah proses penyelidikan masih berjalan. Jika ada perkembangan lebih lanjut , akan segera kami informasikan kepada rekan - rekan media," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi perusakan ini menyasar rumah dua lantai milik Saifudin (45). Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan orang yang datang berkelompok menggunakan sepeda motor secara membabi buta merusak bangunan serta perabotan di dalamnya.
Tak berhenti di situ, massa juga mengeluarkan sepeda motor milik korban dan membakarnya di depan rumah. Sebuah mobil mewah yang terparkir di dalam garasi pun tidak luput dari sasaran amuk massa hingga mengalami kerusakan parah.
Warga sekitar yang tengah bersiap untuk makan sahur mengaku tidak berani mendekat karena jumlah massa yang sangat banyak dan situasi yang dinilai sangat berbahaya.
Hingga saat ini, aparat dari Polsek Paciran bersama Polres Lamongan masih melakukan penjagaan ketat di lokasi kejadian (TKP) untuk mengantisipasi adanya aksi susulan dan menjaga kondusivitas wilayah. jir
Editor : Moch Ilham