Raih 2 Mendali Emas, Dihina Berambut Pendek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
An San, pemanah asal Korea Selatan saat bertanding di Olimpiade Tokyo 2020. SP/ AFP
An San, pemanah asal Korea Selatan saat bertanding di Olimpiade Tokyo 2020. SP/ AFP

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - An San, pemanah asal Korea Selatan ini merupakan atlet termuda dalam tim panahan nasional Korea Selatan dan menempati peringkat pertama dari 64 pemain dengan perolehan 680 poin dan meraih 2 mendali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Seniornya, Jang Min-hee memperoleh 677 poin dan Kang Chae-young memperoleh 675 poin. Keduanya juga berhasil memecahkan rekor olimpiade, namun An San mencatatkan perolehan poin yang lebih tinggi.

An San untuk pertama kalinya mengambil kesempatan untuk bermain dalam pertandingan regu campuran di Olimpiade Tokyo kali ini. Dia bersama pemanah putra, yang juga menempati peringkat pertama dalam babak penyisihan panahan putra.

Namun, pencapaiannya itu mendapat penghinaan oleh laki-laki di media sosial, hanya karena dia berambut pendek. Komentar itu di menyebutkan bahwa pilihan gaya rambut An San menunjukkan bahwa dia adalah seorang feminis, beberapa dari mereka menuntut An San meminta maaf dan bahkan meminta dia mengembalikan medali Olimpiadenya.

Meskipun Korea Selatan adalah negara dengan perekonomian terbesar ke-12 di dunia dan memiliki kekuatan teknologi terkemuka, negara tersebut dalam masyarakatnya masih menjadikan laki-laki dominan dengan catatan buruk tentang hak-hak perempuan.

Adanya komentar miring tersebut membuat banyak perempuan Korea Selatan, termasuk tokoh terkenal, mengecam komentar tersebut.

"Bahkan jika Anda memenangkan medali emas Olimpiade dengan keterampilan dan kemampuan Anda sendiri, selama seksisme masih ada di masyarakat kita, Anda akan dihina dan diminta untuk dicabut medalinya hanya karena Anda berambut pendek," cuit Jang Hye-yeong, seorang anggota parlemen perempuan, Jumat (30/7/2021).

"Kami menghadapi hari yang aneh di mana panahan Korea sekarang menjadi yang terbaik di dunia, tetapi martabat nasional terlempar ke tanah karena seksisme."

Ada juga protes terhadap standar kecantikan yang ketat di negara itu -- dengan para pegiat berbagi video viral tentang diri mereka sendiri yang memotong pendek rambut dan menghancurkan produk make-up mereka.

Namun, hal itu juga memicu reaksi keras di negara tersebut, dan feminisme sering dibingkai sebagai egois dan anti-laki-laki.

"Sangat menyedihkan melihat perempuan, termasuk juara Olimpiade, ditekan untuk menjelaskan dan bahkan meminta maaf tentang pilihan dan tubuh mereka sendiri, padahal itu seharusnya bukan urusan siapa pun," kata aktivis hak-hak perempuan Kwon Soo-hyun.

"Insiden ini sekali lagi menunjukkan skala seksisme dalam masyarakat kita." Dsy16

 

Berita Terbaru

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…

Jejak Uang Gelap Terkuak di Balik Perusahaan Bayangan

Jejak Uang Gelap Terkuak di Balik Perusahaan Bayangan

Rabu, 22 Apr 2026 20:49 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung mengungkap praktik sistematis penggunaan perusahaan bayangan dalam perkara dugaan…