Eri, Ngaku Sulit Cari PAD saat Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat pandemi sudah melalukan beragam upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah. Tapi hasilnya kecil. Ini karena pandemi menjadi penghambat. Eri, mencontohkan saat ini mencari potensi daerah sangat sulit. Jalan satu-satunya menunggu Surabaya membaik. Ketika membaik, kegiatan ekonomi kembali berjalan.

Eri mengakui, Surabaya merupakan kota jasa. Untuk meningkatkan pendapatan, kegiatan MICE harus digeber. ’’Selain itu, BPHTB dan PBB digencarkan,” ucapnya. Ia bersama jajarannya saat ini serius membendung persebaran Covid-19 di Kota Pahlawan. Bahkan telah keluarkan seluruh daya, upaya, dan dana untuk penanganan dampak pandemi.

 

Kuras Anggaran

Eri Cahyadi mengakui penanganan virus korona di Surabaya memang menguras anggaran. Tahun 2021 hingga Juli, dana yang digelontorkan ratusan miliar rupiah. ’’Jumlahnya berkisar Rp 700 miliar hingga 800 miliar," ungkap Eri usai menghadiri vaksinasi di Lapangan THOR, Kamis (29/7/2021).

Kekuatan dana yang dikerahkan itu tidak hanya berasal dari APBD kota. Namun, juga dari sumbangan berbagai pihak. Pemkot membuka keran donasi lewat program Surabaya Peduli. Anggaran dari APBD Surabaya yang telah dibelanjakan untuk penanganan pandemi sekitar Rp 400 miliar. Selebihnya berasal dari bantuan warga dan perusahaan yang berempati pada pemkot.

Wajar jika pemkot mengerahkan dana ratusan miliar rupiah. Hal itu berbanding lurus dengan kebutuhan. Keperluan paling besar adalah pemberian makanan untuk warga isolasi mandiri. Belum lagi pasien di Hotel Asrama Haji serta yang dirawat di seluruh rumah sakit daerah.

 

Tak Sebanding dengan Masukan

Kebutuhan lain adalah insentif tenaga kesehatan (nakes) yang mencapai Rp 89 miliar. Selain itu, anggaran dibelanjakan untuk peralatan tes kesehatan. Mulai alat uji usap serta rapid test antigen hingga obat-obatan.

Pada tahun sebelumnya, menurut Eri, anggaran penanganan Covid-19 juga cukup besar. Lebih dari Rp 800 miliar. ’’Saya tidak hafal. Sampai triliunan,’’ ucapnya.

Besarnya pengeluaran pemkot untuk membendung laju Covid-19 tidak sebanding dengan pemasukan. Sampai Juli ini, pendapatan asli daerah (PAD) baru mencapai 35 persen atau Rp 301 miliar dari total pendapatan daerah yang diproyeksi Rp 8,6 triliun. Nilai itu belum termasuk pendapatan daerah dari pos anggaran selain PAD. n alq/na/rmc

Berita Terbaru

Dukung Normalisasi dan Pemasangan U-ditch, Pemkot Bongkar 35 PKL di Atas Saluran Air

Dukung Normalisasi dan Pemasangan U-ditch, Pemkot Bongkar 35 PKL di Atas Saluran Air

Minggu, 01 Nov 2026 11:27 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung normalisasi saluran dan pemasangan U-ditch, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 35 bangunan…

Perkuat Daya Tarik Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penataan Sisi Utara Kayutangan Heritage

Perkuat Daya Tarik Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penataan Sisi Utara Kayutangan Heritage

Minggu, 01 Nov 2026 11:16 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai bagian langkah meningkatkan daya tarik di mata wisatawan sekaligus pengembangan kawasan wisata setempat, Pemerintah Kota…

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan larangan pungutan yang membebani orang tua murid dalam penyelenggaraan kegiatan…

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kompetisi sepak bola usia dini kembali membuktikan perannya sebagai ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda. Dari lapangan lokal di …

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…