Eksis Berbisnis I-Ta-Kokopi di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Felix Ronny K Handoko. SP/ SBY
Felix Ronny K Handoko. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Felix Ronny K Handoko alias Koko. Koko, pemilik I-Ta-Kokopi merupakan bisnis kopi yang lahir di tengah-tengah pandemi covid-19, tepatnya pada Desember 2020. Kehadiran usaha miliki Koko itu bukan sekadar begitu untuk meramaikan bisnis perkopian.

Koko menjelaskan, I-Ta-Kokopi memiliki arti I adalah satu, Ta merupakan besar, Kokopi adalah penggalan namanya Koko. "Jadi, saya ingin punya usaha satu saja, tapi besar ketimbang punya banyak cabang," jelasnya.

Menurutnya, dengan kopi dia bisa melakukan segala hal yang berdampak positif dalam kehidupannya. Pasalnya, lewat segelas kopi dia menjaga relasi, berdialog dengan orang lain terkait suatu hal yang bermanfaat dan lainnya.

Dia menjelaskan, untuk bahan baku yang dibutuhkan dalam durasi satu minggu, bisa menghabiskan lima sampai delapan kilo biji kopi. "Saat PPKM seperti ini berkurang cukup signifikan," jelasnya.

Untuk harga kopi yang dirinya jual mulai harga Rp 18 ribuan. "Murah bukan murahan. Karena, saya sangat memperhatikan betul kualitas dan standar bahan baku tinggi," ujarnya.

Di balik usaha yang dijalaninya, Koko punya misi mulia. Sebab, memiliki target mengembangkan potensi bisnis usaha-usaha kecil di sekitarnya.

Misalnya, dia mengambil kopi dari petani di suatu daerah dan bertekad memajukan pola pemasaran petani agar lebih modern. Tujuannya, agar usahanya dan bisnis di sekitar berkembang secara bersama-sama. Jadi, bukan hanya dia mendapatkan bahan baku saja dari petani, tapi ada keterlibatan memajukan usaha rekan bisnisnya itu. Dsy9

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …