Petisi Blacklist Ayu Ting Ting Kian Memanas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pedangdut, Ayu Ting Ting. SP/ JKT
Pedangdut, Ayu Ting Ting. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini nama Ayu Ting Ting kembali tersohor dan menghebohkan publik usai petisi berjudul ‘Blacklist Ayu Ting Ting dari Dunia Pertelevisian’ di laman change.org ramai hingga ditandatangani oleh lebih dari 15 ribu orang.

Petisi tersebut berawal dari buntut Panjang masalah haters Ayu Ting Ting Kristina Damayanti alias KD di Bojonegoro, dimana keluarga sang biduan dianggap telah berkata kasar dan membuat orangtua pelaku bully itu syok.

Petisi tersebut dibuat oleh Putri Maharani sejak Juni 2021. Ia menginginkan Ayu Ting Ting mundur dari layar kaca karena pelantun Sambalado itu dinilai tidak memiliki etika yang baik.

Ribuan orang sudah mendatangani petisi tersebut juga membubuhkan alasannya. Warganet menilai pedangdut berusia 29 tahun itu tidak memiliki sopan santun hingga punya banyak skandal.

"Artis no attitude kayak gini harus diblacklist. Skandal banyak dan nggak tahu diri. Semakin diam, semakin banyak artis no attitude di Indonesia yang dengan mudah berkeliaran di stasiun TV," katal Mika Malik.

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jawa Timur siap mendampingi keluarga KD. Mereka tidak akan tinggal diam dengan perlakuan semena-mena dari orangtua Ayu Ting Ting.

Mewakili PKB, Sutikno mendeskripsikan peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu. Di mana orangtua Ayu Ting Ting yang didampingi aparat kepolisian datang ke rumah KD.

"Keluarga Ayu Ting Ting ketika datang dan masuk rumah, langsung memaki-maki keluarga KD. Kata-kata kasar pelacur dan lain-lain," kata Sutikno, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Senin (2/8/2021).

Tidak ada bukti rekaman yang memperlihatkan orangtua Ayu Ting Ting berkata kasar. "Hanya saksi orang saja, mengintimidasi dengan didampingi aparat kepolisian," ujar Sutikno.

Jika pihak Ayu Ting Ting masih meneruskan permasalahan ini, DPW PKB siap membentuk tim advokasi untuk pendampingan keluarga KD. Keputusan tersebut merujuk pada pernyataan Fauzan Fuadi, Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur.

Sutikno berharap masalah antara keluarga Ayu Ting Ting dan KD bisa selesai dengan damai. Apalagi mengingat kondisi keluarga si pelaku yang kurang mampu.

Kartika Damayanti berstatus sebagai orangtua tunggal. Anaknya, seorang yatim yang berusia 13 tahun dan duduk di bangku kelas 2 SMP.

"Harapan kami, kasus tersebut berhenti setelah KD meminta maaf atas kesalahan dan tidak mengulanginya lagi," ujar Sutikno.

Namun tampaknya pintu damai nyaris tertutup. Sebab ayah Ayu Ting Ting, Abdul Rozak telah melaporkan perbuatan KD ke polisi. "Laporan sudah, kami ke Polda langsung," kata Abdul Rozak.

Keluarga Ayu Ting Ting memang telah menerima permintaan maaf Kartika Damayanti. Namun bagi mereka, proses hukum tetap berjalan.

"Dia (KD) berbuat, harus berani bertanggung jawab. Jangan hanya maaf, maaf saja," ujar kakek Bilqis Khumairah Razak itu.

"Saya tunggu di bandara. Lu berani pulang kesini, penjara menanti," imbuhnya dengan tegas. Dsy19

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…