Sengketa Tanah Istri Bos Djarum, Kanit Harda Polrestabes Surabaya di-Propamkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tanah Sengketa antara Mulyo Hadi dan Widowati yang di borgol. SP/Anggadia Muhammad 
Tanah Sengketa antara Mulyo Hadi dan Widowati yang di borgol. SP/Anggadia Muhammad 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sengketa tanah antara Mulyo Hadi dan Widowati (istri Bos Djarum) memasuki babak baru. Setelah sebelumnya pihak Mulyo Hadi melaporkan kekerasan terhadap anak dibawah umur kepada Polrestabes Surabaya, Kini pihaknya melaporkan AKP Giadi Nugraha, selaku Kanit Harda Polrestabes Surabaya ke Propam Polda Jawa Timur. 

Hal tersebut terlihat dari Surat Perkembangan Hasil Pemeriksaan Propam (SP2HP2-1) tertanggal 26 Juli 2021. Dalam surat tersebut, pihak Propam Polda Jatim telah menerima dan melimpahkan berkas pengaduan dari Mulyo Hadi kepada Staff Subbidpaminal. 

Doddy Eka Wijaya, selaku Kuasa Hukum dari Mulyohadi membenarkan laporan tersebut. Selain melaporkan AKP Giadi Nugraha selaku Kanit Harda Polrestabes Surabaya, pihaknya juga melaporkan Iptu Suwono selaku Kanitreskrim Polsek Lakarsantri. 

"Benar kami melaporkan dua perwira pertama di lingkup Polrestabes Surabaya, yakni Kanit Harda dan Kanitreskrim Polsek Lakarsantri", ujarnya saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, Senin, (2/08/2021). 

Ia menjelaskan bahwa kedua Perwira tersebut dilaporkan terkait dugaan membiarkan aksi main hakim sendiri oleh massa saat kerusuhan tanggal 9 Juli 2021. 

"Kita laporkan terkait dugaan membiarkan perbuatan main hakim sendiri oleh masa saat kejadian di Darmo Puncak Permai tempat tanah sengketa", ujarnya. 

Sayangnya, saat Surabaya Pagi mencoba mengkonfirmasi Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Hardian, ia tidak membalas pesan ataupun mengangkat telepon dari Surabaya Pagi. Selain itu, Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri juga berperilaku sama walaupun terpantau WhatsAppnya Online. ang

 

 

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…