Meditasi Pernapasan Atasi Masalah Mental Saat Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan meditasi pernapasan. SP/ SBY
Kegiatan meditasi pernapasan. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PPKM Darurat level 4 yang resmi di perpanjang hingga 9 Agustus 2021 membuat beberapa orang merasa cemas hingga stress. Oleh karenanya, kualitas hidup bisa berubah menjadi lebih baik jika memanfaatkan waktu istirahat sejenak kepada diri dan pikiran dengan melakukan meditasi pernapasan.

Padahal penting untuk bisa mengendalikan setiap emosi yang muncul, mulai dari emosi marah, senang, sedih, kecewa. Kemampuan regulasi emosi yang baik dapat dilatih dengan melakukan meditasi pernapasan. Meditasi pernapasan tidaklah sulit, karena Anda hanya perlu meluangkan waktu selama 3-5 menit.

Manfaat lain dari meditasi pernapasan adalah membuat jiwa dan pikiran menjadi lebih fresh, tenang, dan damai. Perasaan tenang ini membuat pikiran menjadi lebih sabar, pemaaf, dan bijaksana dalam berperilaku karena benar-benar menyadari konsekuensi seperti apa yang akan dapatkan dari perilaku tersebut. 

Prita Yulia Maharani, M.Psi., Psikolog, konselor menjelaskan bahwa teknik meditasi ini mendorong untuk mengatur pernapasan. “Ketika Anda menarik dan mengeluarkan napas, pada saat inilah Anda akan melepaskan semua beban yang ada di pikiran, sehingga setelah melakukan meditasi Anda bisa merasa lebih tenang. Sebenarnya, meditasi pernapasan merupakan jenis meditasi yang paling dasar dan paling umum dilakukan.”, jelas Prita, Selasa (3/8/2021).

Salah satu meditasi yang baik adalah dengan mengatir kualitas tidur yang baik. Entah kenapa saat mau tidur, rasanya otak tidak mau berhenti berpikir. Ini semua bisa diatasi jika menyempatkan diri untuk melakukan meditasi pernapasan sebelum tidur.

Selain itu, meditasi pernapasan juga mampu mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit karena membuat kondisi perut menjadi lebih tenang dan nyaman. Selain itu, saat melakukan meditasi, proses penyerapan makanan di dalam perut bekerja secara optimal. Dsy9

Berita Terbaru

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…