Putri Akidi Tio Sesak Napas, Sudah 3 Kali Disuplai Tabung Oksigen Besar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Heriyanti (kanan) usai diperiksa polisi Polda Sumsel, Senin (2/8/2021)  malam
Heriyanti (kanan) usai diperiksa polisi Polda Sumsel, Senin (2/8/2021) malam

i

SURABAYAPAGI,  Palembang - Heryanty, anak dari almarhum Akidi Tio sakit dan tak bisa menjalani pemeriksaan polisi, Selasa (3/8) kemarin. Ambulans pun sampai 3 kali bolak-balik ke rumahnya.

Kadinkes Sumsel, Lesty Nurainy, mengatakan ditelepon oleh dr Prof Hardi Darmawan dan minta agar mengirim tenaga medis untuk memeriksa kondisi kesehatan Heryanty.

"Ditelepon Prof Hardi," kata Lesty, Rabu (4/8).

Menurutnya, informasi dari tim medis Heryanty mengalami sesak nafas akibat kelelahan. Meski begitu, ia tidak dapat merinci lebih lanjut kondisi kesehatan Heryanty.

"Sesak napas, mungkin sudah disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit," kayanya.

Diketahui, hingga pukul 22.00 WIB, kemarin, 3 kali tim medis yang menggunakan ambulans dari Dinkes Provinsi Sumsel mendatangi rumah Heryanty, anak bungsu almarhum Akidi Tio.

Pantau di lapangan, ambulans yang berisikan 3 orang tenaga medis itu pertama kali datang sekitar pukul 14.43 WIB di rumah yang berada di Jalan Tugu Mulyo, Palembang.

"Ibu Heryanty yang menelepon Kadinkes minta kita datang kesini untuk mengecek kondisi kesehatannya, " kata salah seorang petugas medis.

Kedua, ambulans itu datang lagi pada pukul 16.30 WIB. Kali ini tim medis hanya mengantarkan tabung oksigen untuk Heryanty yang diduga mengalami sesak napas.

Selanjutnya, yang ketiga pukul 19.27 WIB. Petugas masuk ke dalam rumah dan keluar pada pukul 19.43 WIB. Saat itu, Kanit II Jatanras Polda Sumsel, Kompol Bakhtiar sempat menanyakan terkait sakit yang diderita Heryanty.

"Sakit apa?," tanya Kompol Bakhtiar kepada petugas medis.

Pertanyaan itu ternyata tidak dijawab. Salah seorang petugas medis pun meminta maaf dengan alasan bukan wewenang mereka untuk memberikan keterangan.

"Maaf pak, bukan kami tidak mau komentar ini bukan kewenangan kami. Kami hanya ditugaskan saja,  takut salah, " katanya menjawab pertanyaan Kompol Bakhtiar.

Berita Terbaru

Hamil Besar, Lisa Diadili dalam Kasus Penyekapan Lansia dan Harta Rp6 Miliar

Hamil Besar, Lisa Diadili dalam Kasus Penyekapan Lansia dan Harta Rp6 Miliar

Rabu, 30 Sep 2026 08:12 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perut Lisa Andriana tampak membesar saat terdakwa kasus dugaan penyekapan lansia itu duduk di kursi terdakwa Pengadilan Negeri…

Eri Larang Sekolah Jual Seragam

Eri Larang Sekolah Jual Seragam

Rabu, 30 Sep 2026 08:10 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan tidak membolehkan praktik jual-beli seragam sekolah di SD dan SMP negeri. Eri bahkan…

JPU PUTAR BALIK FAKTA

JPU PUTAR BALIK FAKTA

Rabu, 30 Sep 2026 08:08 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:08 WIB

Majelis Hakim Yth, Kemarin melalui putusan Sela, eksepsi saya ditolak. Ketika eksepsi saya ditolak, hal tersebut bukan berarti saya kalah divonis bersalah…

DILAPORKAN KE JAMWAS, JPU HILANGKAN 3 BUKTI

DILAPORKAN KE JAMWAS, JPU HILANGKAN 3 BUKTI

Rabu, 30 Sep 2026 08:05 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ayah terdakwa Raditya menyatakan JPU dalam perkara ini dengan sengaja menghilangkan 3 bukti yang seharusnya wajib ada di berkas…

Bulutangkis Sumbang Enam Medali, 2 Emas

Bulutangkis Sumbang Enam Medali, 2 Emas

Rabu, 30 Sep 2026 08:03 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Bulutangkis Indonesia sumbang enam medali di Asian Games 2026. Itu termasuk dua emas, terbaru dari Leo/Daniel! Tuntas sudah…

Ledakan Pabrik Blesscon Tewaskan 5 Pekerja, Santunan Cair tetapi Belum Ada Tersangka

Ledakan Pabrik Blesscon Tewaskan 5 Pekerja, Santunan Cair tetapi Belum Ada Tersangka

Rabu, 30 Sep 2026 08:00 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – PT Superior Prima Sukses Tbk (SPS) atau Blesscon memastikan seluruh keluarga pekerja yang meninggal dunia maupun korban luka a…