Modal Sisa Uang Saku, Kini Sukses Bisnis Kerajinan Tangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Refy Ristiani saat merangkai kerajinan pesanan konsumen. SP/ TLG
Refy Ristiani saat merangkai kerajinan pesanan konsumen. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com- Tulungagung - Refy Ristiani menggeluti bisnis kerajinan tangan untuk aksesori hingga kado. Bermodal sisa uang saku sekolah, dirinya memulai bisnis buket yang berawal dari coba-coba. Beruntung, dia diwarisi keterampilan layaknya sang ayah sehingga dengan telaten mempelajarinya.

Bahkan untuk menambah wawasan, sering kali dia menonton video tutorial di YouTube. Dengan mengumpulkan uang saku semasa sekolah pada tahun 2017, dirinya membeli gulungan kain pita berwarna-warni untuk dijadikan bros berbentuk bunga. “Saat itu iseng lihat video YouTube, lalu ingin coba membuat bros. Bahkan untuk membeli kain pita pakai sisa uang saku per hari Rp 2-3 ribu,” jelasnya.

Dia melanjutkan, uang saku per harinya hanya Rp 5 ribu saja. Lalu saat akhir pekan, Refy mengisi waktu luang dengan membuat pita tersebut menjadi aksesori. Semenjak itulah, setelah lulus sekolah, dia memberanikan diri untuk menitipkan hasil kerajinan miliknya ke salon wanita di sekitar rumahnya.

Keuntungan dari bros dikumpulkan untuk membuat ide-ide baru. Kendati dirinya tidak hanya bertopang pada penjualan itu saja, Refy kemudian bekerja di sebuah toko baju. Hasil upah yang didapat kemudian dia coba untuk membuat kerajinan lain, yaitu buket.

Semenjak itulah, Refy harus merogoh kocek sebagai modal buket dengan mengumpulkan perlengkapan pendukung sedikit demi sedikit. Yakni kain spunbond dengan harga Rp 7 ribu, kertas cellophane Rp 50 ribu, tusuk sate untuk menopang snack seharga Rp 12 ribu, styrofoam batang Rp 60 ribu, dan berbagai isian seperti camilan, uang, atau yang lain sesuai selera pembeli. Setelah dibuat, dia potret untuk diunggah ke media sosial sebagai katalog. “Kalau ditotal, modal awal hampir Rp 150 ribu,” sambungnya.

Kendati telah dipromosikan di media sosial seperti Facebook dan Instagram, jumlah pembeli hanya sekitar 1-2 orang. Keuntungan awal yang didapat hanya sebesar Rp 10 ribu saja. “Kemudian saya coba untuk promosi lebih luas lagi. Saya tawarkan ke teman-teman dan kerabat. Sekarang ada yang pesan dari Ponorogo,” ujarnya.

Sementara terkait omzet penjualan, dalam satu bulan bisa mencapai Rp 2,5 juta. Refy dapat menerima keuntungan dari bisnis itu mencapai lebih dari Rp 1 juta. Dengan pedoman melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati. Dengan proses pemasaran melalui media sosial, dia berharap produknya dapat dikenal sampai luar Jawa Timur. Dsy1

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…