Pasar di Jalan Manikam Sumenep, Siapa yang Bertanggungjawab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasar di Jalan Manikam kelurahan Bangselok yang terabaikan pemerintah kota sumenep (SP/ Ainur Rahman).
Pasar di Jalan Manikam kelurahan Bangselok yang terabaikan pemerintah kota sumenep (SP/ Ainur Rahman).

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Akibat dari perpanjangan PPKM level 3 ke level 4 di Jawa Timur, membuat penataan kota di Kabupaten Sumenep  semakin tak jelas.

Sebelumnya, Ketua Indonesia Lanyalla Center Kabupaten Sumenep, RB. Faisol Sadamih pernah mempersoalkan terkait pasar di jalan Manikam yang dijadikan pasar rakyat dan diduga ilegal tetap saja dalam pembiaran.

Menurutnya, pemerintah seharusnya tanggap terkait pemberitaan di sejumlah media, jangan hanya fokus kepada aturan PPKM saja, tapi hal yang berkaitan dengan tata kota harus diperhatikan juga. 

"Padahal kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan penyekatan akses di jalan Manikam tersebut ditutup sementara selama PPKM berlangsung, dengan seperti itu jalanan akan terlihat sepi," katanya kepada surabaya pagi, Kamis (5/8).

Kata Faisol, lambannya pemerintah dalam bertindak terkesan menutup mata dan tak menemukan jalan keluar dari persoalan sederhana itu. “Pemerintah hanya fokus kepada covid-19 dan PPKM saja,”ujarnya.

Faisol menuturkan, pernyataan pak lurah Bangselok dan Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, semestinya disikapi oleh Kasatpol PP Sumenep. “Namun kenyataannya tidak direspon dan lebih fokus kepada PPKM,” jelasnya.

Menurutnya,, PPKM level 4 ini masuk ke WFA di lingkungan pemerintahan di Kabupaten Sumenep. “Jadi mereka bisa bekerja dari rumah atau ditempat lain, sejumlah instansi sulit ditemui di ruang kerjanya, dengan alasan PPKM level 4 tersebut,” ungkapnya.

Jadi sambungnya, upaya pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menertibkan pasar di jalan Manikam hanyalah sebatas wacana publik. “Sebab langkah-langkahnya terlihat masif,” pungkasnya.

Pantauan surabaya pagi, sejumlah pedagang di Jalan Manikam terlihat semakin banyak dan memadati arus jalan menuju jalan protokol kota, area parkir yang tidak ada membuat mereka harus berdesak-desakan di jalan pasar tersebut. (ar)

Berita Terbaru

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Surabaya Pagi  – Pergelaran Surabaya Vaganza, pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya yang berlangsung pada Sabtu malam (16/5) kemari , mendapat ta…

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI : Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencekam hingga memakan korban jiwa. Dilaporkan 13 orang tewas dalam peristiwa…

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur dilengkapi persenjataan ke TNI untuk memperkuat alusista Indonesia khususnya dalam…

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Saat azan Maghrib berkumandang pada Minggu (17/5/2026) Waktu Arab Saudi. Dari puncak Makkah Clock Tower, cahaya hijau terang memancar menembus…

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI : Nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata Uang Garuda melanjutkan tren pelemahan dan semakin jauh dari level…