Pandemi, Lamongan Kampanye Gerakan Ayo Nguliner

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat berkuliner menikmati makan nasi boran. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat berkuliner menikmati makan nasi boran. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Banyak cara dan inovasi dilakukan Pemkab Lamongan, dalam upaya mengurangi dampak pendapatan para pedagang makanan semenjak adanya PPKM, salah satunya mengkampanyekan gerakan "Ayo Nguliner" membeli makanan.

Gerakan kampanye ayo berkuliner ini langsung dicontohkan oleh bupati Yuhronur Efendi, saat menikmati masakan khas kota Lamongan nasi boran di pinggir jalan.

"PPKM tentu memberikan dampak yang sangat besar terhadap pelaku usaha atau pedagang kecil. Penurunan pendapatan karena penutupan tempat usaha atau sepinya pembeli mengakibatkan beberapa pedagang kecil harus mengalami kerugian hingga tak mampu untuk berjualan kembali karena kehabisan modal," kata bupati.

Kondisi seperti itulah tidak boleh terus terpuruk, dan saat nya Pemkab hadir memberikan solusi, dengan mengajak masyarakat dengan kampanye gerakan "Ayo Nguliner". Ia berharap, dengan adanya gerakan ini nantinya pedagang-pedagang kecil yang sempat lesu dan sepi pembeli karena pelaksanaan PPKM ini dapat kembali bangkit.

"Saya mengajak masyarakat Lamongan, PNS, Pengusaha, Karyawan, siapa saja, yang memiliki rezeki cukup bahkan lebih untuk ayo nukoni (membeli) pedagang-pedagang ini. Ayo nguliner, kuliner Lamongan. Setidaknya dengan gerakan nguliner, tuku (beli), ini mereka bisa terbantu," ajaknya

Berbagai bantuan dari pemerintah seperti sembako telah disalurkan namun menurutnya bantuan tersebut hanya mampu membantu memenuhi kebutuhan dalam hitungan hari. Perlu adanya bantuan dari masyarakat yang dianggap memiliki penghasilan berlebih.

"Tidak ada ruginya juga bagi kita dengan melakukan gerakan ayo nguliner ataupun ayo nukoni, kita bisa menikmati makanan yang kita sukai plus beramal, membantu mereka yang membutuhkan. Hanya dengan membeli dagangan mereka," pungkasnya. jir

 

Berita Terbaru

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com – KPK sudah selesai melakukan gelar perkara atas operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor. KPK m…

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com – OTT berkaitan dengan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, ditanggapi Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan meminta publik menunggu k…

PURBAYA, NGEJEK DI TIKTOK

PURBAYA, NGEJEK DI TIKTOK

Rabu, 16 Sep 2026 07:25 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan pemecatan dirinya dari Menteri Keuangan. PURBAYA mengakui pencopotan jabatannya ini tak lepas dari p…

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Jember, Nawacita - Bupati Jember, Gus Fawait, memilih merespons santai perihal dukungan naik ke level provinsi oleh sejumlah kepala Desa di Madura saat event…

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri food and beverage (F&B) dan hospitality di Jawa Timur menjadi sasaran perluasan Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026. Untuk …