Puluhan Santriwati di Ponpes di Blitar Terpapar Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pintu gerbang masuk Ponpes Nurul Ulum sudah terdapat tulisan ‘Tempat Ini Dalam Pengawasan Satgas Covid-19’.
Pintu gerbang masuk Ponpes Nurul Ulum sudah terdapat tulisan ‘Tempat Ini Dalam Pengawasan Satgas Covid-19’.

i

SURABAYA PAGI, Blitar - Aktivitas di Ponpes Nurul Ulum di jalan ciliwung kecamatan kepanjenkidul Kota Blitar dihentikan sementara oleh satgas covid-19. hal tersebut dilakukan setelah puluhan santri putri terpapar covid-19.

Bahkan, pintu gerbang masuk Ponpes Nurul Ulum sudah terdapat tulisan ‘Tempat Ini Dalam Pengawasan Satgas Covid-19’, Minggu (8/8).

Dari luar, kondisi halaman Ponpes tampak lengang. Tidak terlihat santri beraktivitas di halaman Ponpes. 

Hanya ada penjaga di pos keamanan samping pintu gerbang masuk Ponpes. 

"Sementara tidak ada aktivitas di pondok," kata salah satu penjaga di pos keamanan Ponpes.

Satgas covid-19 Kota Blitar memang menghentikan sementara aktivitas di Ponpes setelah sejumlah santri putri di pondok itu dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. 

"Aktivitas pondok ditutup sementara dan dalam pengawasan Satgas Covid-19," kata Camat Kepanjenkidul, Parminto, Minggu (8/8/2021). 

Berdasarkan laporan hasil tracing yang disampaikan Parminto menyebutkan ada sebanyak 22 santri putri yang dinyatakan positif covid-19. 

Awalnya, pada 25 Juli 2021, ada 104 santri putri yang juga siswa baru MTs Nurul Ulum datang di Ponpes. 

Lalu, pada 5 Agustus 2021, ada satu santri putri yang mengalami gejala demam, batuk, dan anosmia (hilang indra penciuman dan indra perasa) ketika menjalani skrining untuk vaksin dosis dua di Puskesmas Kepanjenkidul. 

Satu santri itu langsung menjalani tes swab PCR di Puskesmas Kepanjenkidul dan hasilnya konfirmasi positif covid-19. 

Satgas covid-19 segera melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat dengan santri positif covid-19. 

Hasil tracing ada 184 santri dan pendamping santri yang kontak erat dengan santri positif covid-19. 

Sebanyak 184 orang yang kontak erat itu dipisahkan sesuai status kondisi kesehatannya menjadi dua kelompok, yaitu, tanpa gejala dan bergejala.

Tempat karantina untuk 184 santri putri konta erat juga dipisahkan menjadi dua tempat di Ponpes. 

Kemudian, pada Sabtu (7/8/2021), Satgas covid-19 melakukan tes swab PCR terhadap 26 santri putri kontak erat yang bergejala. 

Hasilnya, dari 26 santri putri yang dites swab, sebanyak 21 anak dinyatakan positif covid-19. 

"Semalam, hasil tes swab keluar dan yang positif 21 anak dari 26 santri yang bergejala. Mereka langsung dibawa ke Rumah Isolasi," katanya. Blt/ham

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Dua Restoran Kedapatan Menjual Miras, DPRD Surabaya Minta Pengusaha RHU Taat Aturan Ramadan

Dua Restoran Kedapatan Menjual Miras, DPRD Surabaya Minta Pengusaha RHU Taat Aturan Ramadan

Senin, 23 Feb 2026 17:04 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wali Kota Surabaya mengeluarkan Surat Edaran Nomor 300/2326/436.8.6/2026 tentang Pelaksanaan Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul…