Kecewa Diposisi 8, Salahkan Pemilihan Ban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez saat berlaga. SP/ SBY
Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez saat berlaga. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez harus merasa kecewa lantaran ia hanya finis ke-8 dari balapan series MotoGP Styria yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (8/9/2021). Namun, balapan sempat dihentikan karena ada insiden kecelakaan hebat

Insiden Pembalap Red Bull KTM, Dani Pedrosa yang terlibat kecelakaan dengan pembalap Aprilian Gresini, Lorenzo Salvadori di lap ketiga membuat motor keduanya terbakar. Balapan pun sempat dihentikan sementara.

"Saya senang dengan akhir pekan; kecepatan kami bagus dan saya berkendara dengan baik. Tapi saya tidak senang dengan balapan. Pada balapan pertama saya merasa sangat baik dan saya pikir. 'ini adalah balapan saya',” ucap Marquez, Senin (9/8/2021).

Sebelum insiden kecelakaan tersebut, Marquez berhasil menjadi pembalap tercepat pada pemanasan tersebut yang berlangsung dalam kondisi trek basah. Marquez mencatatkan waktu 1 menit 31,403 detik untuk menempatkannya di urutan pertama. Trek basah membuat para pembalap menjadi jauh lebih lambat dibandingkan saat kondisi kering.

Namun, ketika balapan hasilnya berbeda. Marquez mengaku ada kesalahan dalam pemilihan ban saat balapan. “Di balapan kedua kami mengganti ban dan sudah di lap keluar saya bisa merasakan sesuatu yang aneh. Ada banyak putaran dan saya tidak dapat menemukan pegangan apa pun. Saya mencoba mendinginkan ban sedikit dan kemudian mendorong lagi tetapi saya satu detik lebih lambat daripada saat latihan,” kata dia.

“Yang bisa kami lakukan hanyalah menyelesaikan balapan dan mencoba menunjukkan performa kami yang sebenarnya akhir pekan depan," tuturnya.

Dengan hasil ini, maka Marquez harus kembali gagal untuk menembus posisi setidaknya lima besar. Satu-satunya hasil baik yang diraih pembalap asal Spanyol itu adalah merebut kemenangan saat mentas di MotoGP Jerman 2021. Dsy14

Berita Terbaru

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…