Yakin Vaksin Nusantara Akhiri Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan Menkes Terawan saat menyuntikkan vaksin Nusantara kepada Mantan Menkes Siti Fadilah Supari
Mantan Menkes Terawan saat menyuntikkan vaksin Nusantara kepada Mantan Menkes Siti Fadilah Supari

i

Mantan Menkes Siti Fadilah Supari

 

 

 

Tapi juga Heran Vaksin Nusantara tak Mendapat Dukungan Penuh dari Pemerintah

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Mantan Menkes Siti Fadilah Supari yakin vaksin nusantara dapat mengakhiri covid-19. Keyakinannya, setelah ia curiga jika covid-19 merupakan virus buatan. Indikatornya ada kejanggalan. Temuan Siti Fadilah Supari, ada kesamaan covid-19 di Singapura, India dan Indonesia.

Dan Siti jauh sebelum melontarkan efektivitas vaksin nusantara dirinya pernah mengatakan bila mantan Menkes Dr. Terawan tahu cara mengakhiri pandemi covid-19 di Indonesia.

“Jujur langkah Dr. Terawan membuat vaksin Nusantara merupakan terobosan penting untuk mengakhiri penderitaan ini. Ingat vaksin Nusantara bukanlah vaksin layaknya Sinovac dan lainnya. Vaksin Nusantara ialah imunoterapi. Justru yang punya Pak Terawan itu sebetulnya bukan vaksin, tapi itu imunoterapi," kata Siti seperti dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas Club, Senin (9/8/2021).

Baginya imunoterapi itu berguna untuk vaksinasi lansia yang kebanyakan mengidap komorbid.

Jadi untuk orang tua lansia seperti saya, dengan kondisi seperti saya yang punya komorbid, itu sangat tepat bila imunoterapi atau pemberian daya tahan tubuh itu secara personal," kata Siti.

 

Gagasan Terawan Jelas Diperhitungkan

Sebagai sesama mantan Menkes, apa yang digagas Terawan mengenai vaksin Nusantara ini jelas diperhitungkan secara matang. "Saya sama-sama mantan menkes yang menjadi relawan," ujar Siti.

Kandungan Dendritic Cell yang merupakan cikal bakal vaksin Nusantara merupakan kunci mengakhiri pandemi di Indonesia. "Saya disuntik dendritic cell saya sendiri oleh dr Terawan 21 Mei 2021," ujar Siti.

"Tahukah saudara2ku, sejatinya vaksin nusantara adalah solusi pandemi covid-19 ini. Tapi why?" kata Siti Fadilah Supari tak diteruskan why-nya.

Ia hanya heran vaksin nusantara tak mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Ia bertanya vaksin Nusantara sendiri belum bisa beredar di masyarakat.

 

Jokowi Segera Diberi VakNus

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari juga menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera diberikan Vaksin Nusantara besutan Mantan Menkes Terawan Agus Putranto.

Hal ini disampaikan Siti setelah mendengar Ketua Dewan Perwakilan Daerah La Nyala Mataliti dan Kepala Kantor Staf Presiden, Jenderal Moeldoko sudah mendapatkan suntikan Vaksin Nusantara.

"Para pemimpin lembaga negara sudah diberi Vaksin Nusantara, sebaiknya Presiden Jokowi juga segera diberikan Vaksin Nusantara. Sebagai kepala. negara dan kepala pemerintahan, pak Jokowi seharus segera menjadi prioritas," kata Siti Fadilah dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021) .

Siti Fadilah mengingatkan bahwa vaksin konvensional yang pernah diberikan kepada Presiden adalah produk awal yang kemungkinan besar sudah tidak bisa menghadapi berbagai virus Corona yang bermutasi terus.

“Jangan sampai terlambat. Karena sudah terlalu banyak kasus walaupun sudah divaksin Sinovac seperti pak Jokowi, seseorang tetap bisa terpapar Covid-19 yang saat ini terus bermutasi. Seperti varian Delta yang sangat cepat menyebar diberbagai negara termasuk di Indonesia," jelas Siti yang juga merupakan Mantan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono ini.

Vaksin Nusantara yang dipelopori oleh Dokter Terawan menurut Siti Fadilah sudah membuktikan keampuhannya sampai tahap uji klinis fase 2 dan akan segera masuk fase 3.

"Oleh karena itu, Presiden Jokowi sebagai orang nomor satu seharusnya segera dilindungi dengan vaksin nusantara untuk menutupi kelemahan vaksin konvensional," ingatnya. n erc/rmc

Berita Terbaru

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) keluar sebagai juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas N…

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada masyarakat. S…

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Keluarga M. Sofian Arif Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Nglandung, K…

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Lu’luatun Nikmah, warga Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda mo…

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – ASUS resmi menghadirkan laptop kreator ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia dengan mengandalkan kemampuan p…

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) menegaskan aturan ketat…