Mantan Atlet Karate yang Sukses Dirikan Kedai Kopi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gautama Sastra Waskita saat menyeduh kopi produksinya. SP/ TLG
Gautama Sastra Waskita saat menyeduh kopi produksinya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Gautama Sastra Waskita yang merupakan mantan atlet karate yang pernah memecahkan rekor dunia Most Kick Above Head In One Minute (tendangan di atas kepala) yang didapatkan pada tahun 2011 kini memilih terjun ke dunia bisnis Kedai Kosim dan menjadi Pembina serta membimbing banyak penyeduh kopi profesional (barista) dan kedai kopi di Tulungagung.

Sejak duduk di bangku SMA, Tama, sapaan akrabnya, memang sudah menggeluti dunia karate tradisional sejak duduk dibangku SMA. Setelah meraih rekor dunia dan menjadi atlet karate selama 6 tahun, Tama memilih pensiun menjadi atlet karate karena merasa tidak sanggup melanjutkan dengan kondisi cedera. Namun setelah itu masih aktif dalam pembinaan atlet dan hingga sekarang masih sering latihan fisik.

Sementara itu, usaha mendirikan kedai kopi sebenarnya telah dimulai di tahun yang sama setelah memilih pensiun menjadi atlet karate. Tetapi kedai kopi yang dia dirikan di Bekasi hanya bertahan setahun karena bangkrut.  

“Setelah mengalami bangkrut saya banyak belajar tentang kopi dan bisnis. Hingga memberanikan diri untuk pulang ke Tulungagung pada 2015 dan mendirikan Kedai Kosim pada awal 2016,” terangnya

Tama tidak mudah membangun kedai kopinya. Perlu waktu hampir setahun hingga akhirnya mendapatkan investor dan menjadi pioneer kedai kopi di Tulungagung. Setelah itu banyak pemilik kedai kopi yang belajar dari bisnis yang Tama dirikan.

Bahkan di tahun 2017 Tama mendirikan komunitas Brewing Tulungagung dengan mengajak anak mudah di daerahnya untuk belajar menjadi barista. Selain itu, kedai kopinya sering menerima calon barista dari kedai lain untuk menjalani training.

Setelah acara itu, Tama dan timnya mengikuti lomba seduh kopi tingkat provinsi Jawa Timur. Hasilnya mereka mendapatkan juara 1 dan pulang ke Tulungagung membawa dua prestasi sekaligus.

Dari prestasi di bidang kopi itu Tama sering diundang menjadi narasumber di seminar bisnis kampus-kampus, lembaga dan perusahaan. Bahkan kini dia disibukkan menjadi dosen kewirausahaan di Universitas Tulungagung (UNITA) dan menjadi penyiar radio di kampus tersebut.

Rencananya Tama akan membuka cabang kedai kopi miliknya di luar kota. Bahkan terdapat orang yang berminat untuk membuat franchise dari kedainya untuk didirikan di Blitar, Kediri dan Jombang.

Selain itu, agar kedai kopinya bertahan di masa pandemi Tama berinisiatif untuk menyuplai kopi ke kedai lain di Tulungagung atau luar kota. Sehingga di masa pandemi dapat survive, meskipun sepi pembeli di kedai kopinya. Dsy1

Berita Terbaru

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…