BOR RS COVID-19 Mulai Turun di Jatim Capai 60%, Surabaya 65%

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tingkat keterisian tempat tidur di sejumlah RS dan faskes lain untuk pelayanan pasien konfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur khusunya di Kota Surabaya alami penurunan. SP/ANT
Tingkat keterisian tempat tidur di sejumlah RS dan faskes lain untuk pelayanan pasien konfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur khusunya di Kota Surabaya alami penurunan. SP/ANT

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Selama sebulan lebih, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain untuk pelayanan pasien konfirmasi positif COVID-19 di provinsi  Jawa Timur khusunya di Kota Surabaya mengalami penurunan.

Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jatim, dr Dodo Anando, menjelaskan bahkan awalnya BOR ruang isolasi khusus (RIK) mencapai 100%, kini sudah sekitar 60%. IGD pun sudah tidak ada antrean atau overload pasien Corona.

"BOR RIK Jatim sudah turun, bahkan sudah ada yang 50-60% RIK, kalau Surabaya sudah bagus 60-65%. Hampir sama Jatim secara keseluruhan maupun Surabaya khususnya. IGD juga sudah banyak yang kosong," kata dr Dodo Anando, Rabu (11/8/2021).

Sama halnya dengan BOR ICU ventilator juga menurun, meskipun tidak sesignifikan BOR RIK. Sebab, pasien dengan kondisi berat saat ini juga menurun.

"Khusus ICU Ventilator masih cukup tinggi di atas 80%, bukan karena tidak mencapai, tapi karena terbatas ICU itu. Tidak 100% itu sudah bagus, berarti (pasien) yang berat-berat sudah agak turun," ujarnya.

"Contoh di RSI A Yani ada 6 ICU Ventilator, yang terpakai 5. Berarti ada sisa sekitar 15%, artinya yang terpakai sekitar 80%," tambahnya.

Dodo menjelaskan salah satu faktor penurunan BOR COVID-19 di RS Jatim karena penerapan PPKM yang berjalan lebih dari satu bulan ini. Selain itu juga kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan sudah lebih baik.

"Salah satu yang membantu adalah PPKM, salah satu yang memberikan kontribusi untuk penurunan ini adalah PPKM. Kedua mungkin masyarakat sudah sadar betul. Kesadaran masyarakat mau pakai masker. Yang jelas kita harus fair, PPKM ini menjadikan peran atau memberikan kontribusi penurunan ini," jelasnya.

Ia yang juga sebagai Dirut RSI A Yani juga berterima kasih kepada pemerintah atas solusinya dan strategi yang bagus. Jika masih ada pasien dengan kondisi berat, karena sempat ada masalah dengan oksigen, obat dan sebagainnya.

"Oksigen ini sudah agak lancar, masih ada yang telat ngirimnya dan sebagainya. Tapi yang jelas, walaupun telat tidak sampai fatal, terlambat 1 jam tapi tersendat-sendat, buat RS kan senam jantung. Kita semua RS pasti langganan, nggak ada yang ga langganan oksigen. Kendala di oksigen karena permintaannya banyak dari pada produksinya. Biasanya cukup 150 ton sehari sekarang butuhnya 250, kan diatur dikasih separuh-separuh dulu, ga harus bareng ngisinya. Kalau pas bareng jadi masalah," pungkasnya.sb3/na

Berita Terbaru

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…