Wali Kota Ajak Media Kabarkan Berita Optimisme di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Silaturrahmi Forkopimda bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto di Pendopo Rumah Rakyat, Rabu (11/8/2021) malam.
Silaturrahmi Forkopimda bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto di Pendopo Rumah Rakyat, Rabu (11/8/2021) malam.

i

SURABAYA PAGI, Mojokerto -Kondisi pandemi Covid-19 yang tak kunjung akhir ditambah pemberlakuan PPKM level 4 yang terus berlanjut membuat kondisi psikologi masyarakat lelah. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari lantas mengajak media untuk tidak meneror dengan pemberitaan negatif terkait wabah corona.

Petinggi pemkot ini berharap media justru mengabarkan berita optimisme, semangat baik tentang hidup dan kesembuhan dalam menghadapi pandemi covid-19.

"Tolonglah teman media jangan menulis berita yang menakut-nakuti, tulis saja berita yang bahagia-bahagia saja yang bisa menaikkan imun masyarakat menghadapi pandemi Covid-19," ujar Wali Kota Ning Ita saat acara Silaturrahmi Forkopimda bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto di Pendopo Rumah Rakyat, Rabu (11/8/2021) malam.

Ia menyebut, peran media sangat berpengaruh besar dalam membangkitkan optimisme masyarakat di masa-masa sulit. Salah satunya dengan membagikan berita-berita yang postif serta penuh semangat.

"Pesan-pesan positif yang penuh harapan ini sangat mampu meningkatkan imun tubuh untuk mencegah tertularnya virus corona," tegasnya. Tak hanya itu, Ning Ita juga mengakui peran serta media untuk mengedukasi masyarakat dalam menangkal berita hoax. Salah satunya saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Mojokerto.

"Waktu itu masyarakat Kota Mojokerto banyak termakan kabar hoax soal vaksin covid-19 sehingga banyak yang tak mendukung atau bahkan menolak di vaksin. Tapi berkat peran media, akhirnya masyarkat tersadarkan dan mau di vaksin, sehingga lantas membuat capaian vaksinasi kita terbaik dan tertinggi di Jawa Timur," ujarnya.

Namun demikian, lanjut Ning Ita, capaian vaksinasi yang luar biasa ini tak serta merta membuat Kota Mojokerto teebebas dari pemberlakuan PPKM Level 4. Karena program vaksinasi tak masuk dalam 6 indikator yang menjadi penentu diperpanjang tidaknya PPKM Level 4.

"Meski kita sudah mencapai herd immunity dengan capaian vaksinasi 95.38 persen namun lagi-lagi ini tak jadi indikator penentuan PPKM level 4. Sehingga kami hanya bisa pasrah dan berharap peran media untuk bisa mengajak masyarakat lebih sabar mengikuti aturan yang diperintahkan oleh pemerintah pusat," ungkapnya.

Namun demikian, lanjut Ning ita, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar pemerintah bisa mencabut PPKM level 4 di Kota Mojokerto. Sembari mengupayakan agar bantuan sosial PPKM dab Banpres tunai BPUM lebih diperluas sasarannya sehingga dapat sedikit meringankan beban masyarakat.

"Kita menyadari jika bantuan ini tak serta merta menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena kebutuhan mereka tak hanya untuk makan saja tapi banyak hal, sehingga yang masyarakat perlukan saat ini adalah bagaimana agar mereka bisa bebas bekerja, berdagang dan berkarya untuk pemulihan ekonomi keluarga," urainya.

Disinilah kata Ning Ita, peran media lagi-lagi sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah dalam menenangkan msyarakat untuk bisa menerima ketentuan yang diberlakukan oleh pemerintah pusat.

"Aturan ini baku dan berlaku di seluruh wilayah khususnya Jawa dan Bali. Kita tidak bisa menghindar dan bahkan terus di evaluasi per minggunya, sehingga yang bisa kita lakukan adalah berupaya agar PPKM tak diperpanjang dengan peran serta dan kesadaran masyarakat melaksanakan aturan yang diberlakukan," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengajak media untuk menciptakan suasana yang adem sehingga bisa memulihkan psikologi masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Saat ini masyarakat sudah banyak terbebani baik dari sisi psikologi dan ekonominya. Untuk itu saya menggugah kedewasaan dan kebijaksanaan rekan-rekan media agar ikut berperan serta membangkitkan optimisme masyarakat dalam menghadapi pandemi ini," serunya. Dwy

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…