Dewan Atensi Temuan Puntung Rokok di Beras Bansos Kabupaten Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto, Hendra Purnomo. SP/Dwy AS
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto, Hendra Purnomo. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto angkat bicara terkait temuan beras tambahan bantuan PPKM Kementerian Sosial yang berbau rokok dan terdapat puntung rokok didalamnya.

Rencananya, komisi yang membidangi Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat ini akan melakukan rapat kerja membahas terkait persoalan penyaluran bantuan sosial (bansos) dampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Mojokerto.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Subandi mengatakan pihak legislatif banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait pendistribusian bansos baik itu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM).

"Setiap keluhan masyarakat akan kita tampung dan akan kita sikapi terlebih dahulu dengan rapat kerja komisi. Jika memang situasinya gawat, maka akan kita tindak lanjuti dengan meminta penjelasan dari dinas terkait," ujarnya saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (13/8/2021) siang.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, rapat kerja komisi IV ini nantinya akan dilakukan bersama dengan pimpinan dewan. Sehingga rencana kerjanya jelas dan terukur.

"Jika memang penjelasan OPD masih belum memuaskan, maka kita akan turun langsung untuk mengumpulkan data dan informasi. Termasuk soal keluhan warga terkait beras bansos berpuntung rokok itu," tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto Hendra Purnomo mengatakan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial dan Perum Bulog Cabang Surabaya Selatan terkait temuan beras bansos yang terdapat puntung rokok didalamnya.

"Segera kita koordinasikan, jangan sampai masyarakat yang sudah kesusahan ini mendapatkan bantuan beras yang tak layak makan," sesalnya.

Politisi Partai Gerindra ini mempertanyakan proses pengecekan beras yang dilakukan oleh Perum Bulog. Pasalnya, seharusnya beras yang sudah keluar dari gudang bulog adalah beras kualitas medium yang layak makan.

"Layak ini artinya tidak berkutu, tidak berbau apek, tidak menggumpal dan bahkan tidak ada puntung rokok didalamnya seperti yang dikeluhkan warga Japanan ini," tegasnya.

Untuk itu, lanjut pria berkulit putih ini, keluhan warga akan menjadi agenda pembahasan saat rapat kerja di komisinya. Karena ini menjadi bagian tugas wakil rakyat dalam menjalankan fungsi pengawasan.

"Jika perlu akan kita gelar hearing untuk meminta penjelasan dari dinas terkait," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beras Tambahan Bantuan PPKM Kementerian Sosial kembali dikeluhkan. Setelah sebelumnya dilaporkan berkutu, kini beras medium berukuran 10 kilogram dari Perum Bulog dilaporkan tak layak konsumsi karena berbau rokok dan ditemukan puntung rokok didalamnya.

Beras bansos dengan kondisi tersebut diterima warga Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Dwy

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…