Eksis Bisnis Kerajinan Tangan dari Koran Bekas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yulianto dengan salah satu kerajinan tangan dari koran bekas miliknya. SP/ KDR
Yulianto dengan salah satu kerajinan tangan dari koran bekas miliknya. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Yulianto membuat kerajinan tangan dari koran bekas yang dibelinya. Pria asal Kabupaten Kediri ini, setiap hari mendapat banyak pesanan untuk buah tangan. Mulai sepeda ontel burung merak dan kapal pinisi yang terbuat dari koran bekas.

Dulunya ia menjadi warga binaan lapas sekitar 1 tahun 6 bulan. Yulianto kemudian keluar setelah mendapat remisi tahanan dalam program asmilisi narapidana untuk penanganan Covid-19. Yulianto mendapat ilmu kerajinan tangan ini ketika saat mendekam di dalam sel penjara lapas Kediri.

Yulianto mengaku saat itu ia mendapat ilmu kerajinan tangan sekitar 6 bulan dari lapas Kediri. "Setelah keluar saya rutinkan belajar di rumah akhirnya bisa buat kerajinan seperti ini (menunjukkan karyanya)," ungkapnya.

Salah satunya saat itu, kerajinan tangan Yulianto dikenalkan di Kepala Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Akhirnya Yulianto mendapat banyak pesanan yang tak hanya dari kabupaten Kediri melainkan hingga sampai Mojokerto dan Surabaya. Yulianto menyampaikan bahwa seluruh kerajinan tangannya ini semuanya berasal dari koran bekas.

Untuk membuat kerajinan tangan seperti Replika Burung Merak, Kapal Pinisi dan Sepeda ontel, Yulianto membutuhkan waktu hingga satu minggu untuk sekali pengerjaan. "Untuk harga paling murah 150 ribu dan paling mahal 300 ribu," jelasnya.

Yulianto yakin selama dia berbuat baik maka rezekinya akan datang mengalir dengan cepat. Terlebih saat ini ini Ia juga tak sendiri karena mendapat dukungan penuh dari pihak Desa keling.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan oleh pemerintah Desa Keling dimana saat ini, pihak pemdes sedang dalam tahapan pembangunan desa wisata Jegles.

Jika wisata Jegles ini sudah selesai dibangun maka Yulianto dapat menjual produknya di area wisata Jegles.

"Yulianto saya lihat mempunyai semangat yang sangat besar. Oleh karena itu kami di Pemerintah desa akan mengsupport dengan dia bisa menjual produknya di Wisata Jegles," ungkap Kepala Desa Keling Rofi'i Lukman.

Pria yang akrab disapa Gus Rofi'i ini menyampaikan bahwa Iya sudah membeli sejumlah produk Yulianto untuk hiasan di kantor desa keling. "Saya rasa dengan kita berikan semangat dan dukungan itu. Yulianto insya Allah bisa berubah dengan baik, dan menjadi kebanggaan orangtuanya," sambung Kades Keling. Dsy2

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…