Dugaan Bantuan RTLH 2020 Dipungli oleh Pemerintahan Desa Rombiya Barat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemilik bantuan RTLH tahun 2020 di desa Rombiya Barat. (SP/Ainur Rahman)
Pemilik bantuan RTLH tahun 2020 di desa Rombiya Barat. (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI- Sumenep - Setelah diberitakan, akhirnya terungkap beberapa penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diambil dari dana desa tahun anggaran 2020 di desa Rombiya-Barat Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep.

 Anggota  LMR RI Amiruddin menjelaskan hasil investigasi LMR RI di Desa Rombiya - Barat penerima bantuan RTLH yang diberikan pemerintahan desa dinilai tak sesuai dengan regulasi anggaran. " Hasil temuan saya berdasarkan delik aduan kepada lembaga saya, ada dua orang penerima bantuan RTLH tersebut " jelas Amiruddin kepada Surabaya Pagi, Selasa (17/08)

Menurut Amirudin, dua orang tersebut berinisial (R) dan (M). Mereka sudah saya kantongi datanya, berikut bukti fisiknya. "Ini jelas sebuah pelanggaran hukum yang melukai masyarakat miskin” tegasnya.

Semestinya kata Mirud, pemerintahan desa itu menjadi kontrol sosial masyarakatnya, bukan malah menindas mereka dengan janji politik pada saat pilkades. 

"Saya akan memberikan pendampingan kepada dua orang yang telah menugaskan kesaya untuk mengawal program bantuan RTLH yang diduga tidak selayaknya" jelasnya.

Tidak hanya itu, tapi program lain yang bersifat pelanggaran secara hukum di Desa Rombiya Barat akan menjadi pusat perhatian pada lembaga LMR RI.

"Pokoknya pengaduan warga kepada lembaga akan diperhatikan secara maksimal, bahkan sampai kepada pendampingan hukum,” pungkasnya.

Sementara Mantan kades Rombiya-Barat, A. Wasik tetap memilih bungkam dan belum merespon pemberitaan, terkait bantuan RTLH yang diambil dari dana DD tersebut. ar

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…