Taliban Ancam Eksekusi Maziar Kouhyar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Maziar Kouhyar. SP/ SBY
Maziar Kouhyar. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Maziar Kouhyar pemain Afghanistan pertama yang bermain sepak bola profesional di Liga Inggris diancam akan di eksekusi oleh Taliban apabila ia kembali ke tanah airnya dengan membawanya ke stadion nasional di Kabul.

Karim, ayahnya adalah seorang perwira militer di tentara Afghanistan sebelum dikuasai oleh Taliban. Dia kemudian kembali bekerja sebagai pejabat politik untuk PBB, membantu mengembangkan negara dan infrastrukturnya, dan penasihat budaya untuk NATO. Dia juga mengajar pasukan Inggris bahasa Persia asli Afghanistan.

“Ayah saya dipandang sebagai kolaborator dan setiap keluarga saya, termasuk saya, diancam akan dieksekusi. Kami memiliki kerabat yang sekarang bersembunyi,” tuturnya, Minggu (22/8/2021).

Taliban menentang nilai-nilai orang beradab pada tahun 2021. Bahkan jika saya mengenakan celana pendek, mereka akan mempermasalahkannya. Ayah saya ditangkap sebelum kami melarikan diri karena janggutnya tidak cukup panjang!,” lanjutnya.

Maziar sebelumnya sempat berseragam Tim Nasional Afghanistan namun memilih untuk mengundurkan diri sebelum menjalani laga persahabatan internasional. “Tiga tahun lalu saya menarik diri dari skuad Afghanistan saat pertandingan persahabatan melawan Palestina di Kabul. Terlalu berbahaya untuk mengambil risiko kembali karena Taliban selalu mengintai,” ungkapnya.

“Mereka menuntut untuk mengetahui berapa banyak perempuan di dalam dan memerintahkan dua dari mereka keluar, mengatakan bahwa mereka tidak diizinkan untuk menginap. Mereka membawa gadis-gadis itu kembali ke rumah mereka.”

“Skuad itu penuh dengan pengungsi yang melarikan diri dari Taliban bersama keluarga mereka dan mereka tinggal di seluruh dunia. Bahkan pelatih kepala kami Anoush Dastgir tinggal di Belanda. Kami memainkan pertandingan kandang di tempat-tempat seperti Doha, Dubai, dan Tajikistan yang berdekatan.

“Mereka lebih suka menggunakan stadion untuk melakukan eksekusi, penyiksaan atau pemotongan tangan atau lengan remaja yang mungkin telah mencuri sepotong roti daripada mengadakan pertandingan. Taliban biasa menggantung lengan dan kaki yang terputus dari palang di dalam stadion nasional di Kabul sebagai peringatan seram bagi calon pencuri. Perempuan akan ditembak di sana karena interpretasi Taliban sebagai tidak setia.” Dsy16

Berita Terbaru

Pencurian Pompa Air Terulang, Tiga Unit Milik Petani di Selopuro Raib

Pencurian Pompa Air Terulang, Tiga Unit Milik Petani di Selopuro Raib

Sabtu, 28 Mar 2026 10:54 WIB

Sabtu, 28 Mar 2026 10:54 WIB

‎‎SURABAYAPAGI, Madiun – Aksi pencurian kembali menyasar area persawahan di wilayah Dusun Selopuro Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Kali ini,…

Perkuat Implementasi GCG, PLN UPT Malang Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Kompromi

Perkuat Implementasi GCG, PLN UPT Malang Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Kompromi

Jumat, 27 Mar 2026 21:12 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 21:12 WIB

SurabayaPagi, Malang — PLN UPT Malang menegaskan komitmen kuat dalam penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) melalui Penandatanganan Komitmen Bersama …

Galaxy A57 5G Jadi Andalan Baru, Samsung Usung AI Canggih dan Performa Kencang

Galaxy A57 5G Jadi Andalan Baru, Samsung Usung AI Canggih dan Performa Kencang

Jumat, 27 Mar 2026 21:07 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 21:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Samsung Electronics Co., Ltd. resmi meluncurkan Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G sebagai lini terbaru Galaxy A series yang menghadirkan i…

Domino Resmi Jadi Olahraga, Kejurkab ORADO Gresik Siap Cetak Sejarah Baru

Domino Resmi Jadi Olahraga, Kejurkab ORADO Gresik Siap Cetak Sejarah Baru

Jumat, 27 Mar 2026 18:34 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 18:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Perkembangan olahraga di Gresik memasuki babak baru. Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) ORADO Gresik yang dijadwalkan berlangsung di W…

Generasi Produktif Melimpah, Profesi Tenaga Pemasar Jadi Alternatif Wirausaha

Generasi Produktif Melimpah, Profesi Tenaga Pemasar Jadi Alternatif Wirausaha

Jumat, 27 Mar 2026 18:09 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 18:09 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Keinginan untuk memiliki usaha sendiri kerap terkendala persoalan modal. Biaya sewa tempat, stok barang, hingga promosi dan risiko k…

Wangi Kaki Ibu dan Pelukan Kampung Halaman Warnai Riswanda Berlibur di Hari Raya Idulfitri 1447 H

Wangi Kaki Ibu dan Pelukan Kampung Halaman Warnai Riswanda Berlibur di Hari Raya Idulfitri 1447 H

Jumat, 27 Mar 2026 16:58 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menghabiskan waktu bersama keluarga saat liburan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 masehi, sungguh menyenangkan bagi Riswanda…